Aguero Menebus Juara Liga Premier pada Menit 93:20 di Final
Gambar atau konten salah?
Premier League dikenal karena akhir‑akhirnya yang selalu menegangkan. Dari gol‑gol yang memecah hati hingga final yang diputuskan lewat selisih satu poin, setiap musim menambah cerita dramatis.
2011/2012 – Detik Terakhir menjadi contoh klasik. Manchester City dan Manchester United menutup musim dengan 89 poin. Pada laga terakhir, Man United menutup 1‑0 di Sunderland, sementara City masih tertinggal 1‑2 dari Queens Park Rangers. Edin Džeko menyamakan kedudukan, lalu Sergio Aguero menembus gawang QPR pada menit 93:20, menandai kemenangan 3‑2. Gol itu memberi City keunggulan gol, sehingga mereka menjadi juara meski kedua klub sama poin.
2021/2022 – Comeback Gila City menampilkan duel sengit dengan Liverpool. Di pertandingan akhir, City masih tertinggal 0‑2 melawan Aston Villa. Dalam beberapa menit, mereka mencetak tiga gol, mengubah skor menjadi 3‑2. Kemenangan ini menempatkan City satu poin di atas Liverpool, menegaskan kemenangan mereka.
2018/2019 – 98 vs 97 Poin menonjol karena kualitas permainan. Pep Guardiola memimpin City meraih 14 kemenangan beruntun di akhir musim, menutup dengan 98 poin. Liverpool, di bawah Jurgen Klopp, hanya satu poin lebih rendah dengan 97. Persaingan ketat ini menunjukkan betapa pentingnya konsistensi di liga.
2009/2010 – Chelsea Menang Tipis menandai Chelsea menutup musim dengan satu poin di atas Manchester United. Kemenangan penting di Old Trafford, yang dipenuhi kontroversi gol offside Didier Drogba, menjadi titik balik. Chelsea kemudian menutup musim dengan kemenangan telak atas Wigan Athletic, memastikan gelar.
1998/1999 – Treble Manchester United menandai musim bersejarah di mana United mengungguli Arsenal pada pekan terakhir. Arsenal, meski solid di lini belakang, gagal mengejar United karena banyak hasil imbang. United, di bawah Sir Alex Ferguson, meraih trofi tiga kali dalam satu musim.
1997/1998 – Arsenal Comeback menampilkan Arsenal mengejar ketertinggalan dari United. Arsène Wenger memimpin timnya menutup musim dengan 10 kemenangan beruntun, termasuk kemenangan penting di Old Trafford. Meskipun Blackburn Rovers hampir kehilangan gelar setelah kalah dari Liverpool, United gagal mengalahkan West Ham United, sehingga Blackburn tetap juara dengan selisih satu poin.
Setiap musim tersebut menekankan bagaimana satu gol atau satu poin dapat mengubah nasib klub. Kejadian-kejadian ini tidak hanya mempengaruhi klasemen, tetapi juga menciptakan legenda yang masih dikenang. Dari Aguero di menit 93:20 hingga comeback City di 2021/22, drama Premier League tetap menjadi daya tarik utama bagi penggemar sepakbola di seluruh dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ødegaard: Norwegia Kurang Beruntung Lawan Inggris
Harga Tiket Perempatfinal Piala Dunia Anjlok, AS dan Portugal Tersingkir
Pelukis Lamongan Banjir Order Lukisan Messi-Ronaldo
Empat Tim Pastikan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Argentina ke Semifinal usai Swiss Kena Kartu Merah
N'Golo Kante Tersenyum, Meski Menit Bermain Nol di Piala Dunia 2026
Berita Terbaru
Garuda Indonesia Ubah Sistem Bagasi per 1 September 2026
Marc Marquez Pole di MotoGP Jerman, Bezzecchi Cedera
Warga Malang Mulai Borong Alat Tulis Jauh Sebelum Sekolah
Ledakan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Tewas
Prabowo: 3-4 Tahun Lagi RI Bisa Hasilkan Bensin dari Tanaman
PS Bhayangkara Polda Babel Juara Umum Silat IPSI Cup
Sensus Ekonomi Aceh Capai 50 Persen, Tertinggi Nasional
Bos Robbak Bon Utang Karyawan, Restoran Malah Makin Laris
