Al Ahli Tuntut Penyelidikan Keputusan Wasit vs Al Fayha
Gambar atau konten salah?
Klub Al Ahli mengangkat tuduhan bahwa Cristiano Ronaldo mendapat bantuan untuk meraih gelar Saudi Pro League.
Protes datang dari Ivan Toney setelah pertandingan melawan Al Fayha pada hari Rabu. Ia menuduh beberapa momen handball lawan tidak diwaspadai, namun tidak diberi penalti.
"Saya pikir poin pembicaraan utama adalah dua penalti itu, itu sangat jelas. Saya tidak tahu apa lagi yang Anda inginkan darinya, jika Anda mengangkat bola dengan dua tangan, Anda akan diberi penalti atau tidak?" ujar Ivan Toney.
Ia menambahkan, "Ketika kami coba berbicara dengan wasit, dia malah menyuruh kami untuk 'fokus pada Liga Champions Asia. Bagaimana bisa wasit bilang begitu? Kami sedang membicarakan situasi saat ini, tapi dia malah menyuruh kami fokus pada AFC,' sungutnya.
Ketika ditanya siapa yang diuntungkan, Ivan Toney menjawab, "Kita tahu siapa, siapa yang sedang kita kejar?"
Rekan setimnya, Galeno, langsung menyindir, "Serahkan trofi, itulah yang mereka inginkan. Mereka ingin mengeliminasi kami dari kejuaraan dengan cara apa pun, mereka ingin menyerahkan trofi kepada satu orang, sebuah ketidakhormatan total terhadap klub kami," tulisnya di media sosial.
Klub Al Ahli merilis pernyataan ketidakpuasan atas keputusan wasit yang memengaruhi pertandingan hari ini melawan Al Fayha pada putaran ke-29 Liga Roshn Saudi. "Keputusan wasit berdampak langsung pada alur permainan dan hasil akhirnya, yang pada gilirannya memengaruhi posisi tim dalam perebutan gelar juara," jelasnya.
Dalam pernyataannya, Al Ahli menegaskan bahwa kesalahan wasit menimbulkan kekhawatiran terkait proses seleksi dan kriteria wasit. "Kesalahan-kesalahan semacam itu memunculkan kekhawatiran yang wajar terkait proses seleksi wasit dan kriteria yang diterapkan, terutama mengingat tingginya tingkat teknis dan kompetitif Liga Saudi Roshn," tambahnya.
Klub meminta akses ke rekaman dan komunikasi wasit serta asisten wasit video (VAR) dan interaksi mereka dengan para pemain tim selama pertandingan. "Klub Al Ahli meminta penjelasan yang jelas untuk semua insiden wasit di mana keputusan tidak diambil dengan benar," utaranya.
Musim ini, Al Nassr memimpin klasemen dengan 70 poin, unggul dua angka dari Al Hilal di peringkat kedua, dengan tiga pertandingan tersisa. Jika juara, Cristiano Ronaldo akan meraih gelar liga Saudi untuk pertama kali sejak didatangkan pada 2022.
Al Ahli menuntut penyelidikan menyeluruh atas keputusan wasit yang dianggap tidak adil. Mereka menilai bahwa keputusan tersebut dapat memengaruhi posisi akhir liga dan merugikan klub yang bersaing.
Situasi ini menyoroti ketegangan antara klub dan otoritas wasit di Saudi Pro League, sementara Al Nassr tetap berada di puncak klasemen dengan ambisi meraih gelar pertama Cristiano Ronaldo di liga tersebut.
Reaksi publik masih terbagi, beberapa penggemar menilai tuduhan ini perlu bukti lebih lanjut, sementara pihak klub menegaskan akan menuntut keadilan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
Afrika Selatan Kalahkan Korsel 1-0, Lolos ke 32 Besar
Meksiko Hajar Ceko 3-0, Pastikan Lolos Babak 16 Besar
188 Kasus Kontrak Pemain, APPI Desak Klub Bayar Tunggakan
Matchday 2 Piala Dunia 2026 Rampung, 7 Tim Lolos ke 32 Besar
Nasib 9 Wakil Asia di Piala Dunia 2026
Berita Terbaru
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
Bali Siapkan 3 Kawasan Surga Pajak, Pajak 0% Ditawarkan
Jokowi ke Lampung Jumat, Ajak Warga Foto Bersama
Sekretaris Dinas Bangkalan Tewas Misterius di Mobil Dinas Bandara