Ancelotti Jadi Pelatih Brasil, Fokus Utama Pertahanan
Gambar atau konten salah?
Carlo Ancelotti kini memegang kendali atas Timnas Brasil menjelang Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim bukan pada serangan, melainkan pada pertahanan. “Juara Piala Dunia itu ditentukan oleh yang kebobolan sedikit bukan yang banyak bikin gol. Saya tidak suka disebut sebagai tim defensif, tapi itu adalah kuncinya,” ungkapnya.
Sejak mulai melatih, Ancelotti telah menempuh 10 laga bersama Brasil. Rekam jejaknya mencakup lima kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Timnya mencetak 18 gol dan kebobolan hanya delapan kali.
Ia menekankan pentingnya pertahanan solid. “Anda boleh punya para penyerang terbaik di dunia, tapi tanpa pertahanan yang solid rasanya mustahil bisa menangkan Piala Dunia,” jelas Carlo Ancelotti.
Dalam pernyataannya, ia juga menyinggung istilah Jogo bonito. “Brasil memenangkan dua Piala Dunia terakhir mereka dengan menggabungkan bakat dan pertahanan,” tegasnya.
Jogo bonito adalah istilah yang menggambarkan permainan indah ala Brasil. Para pemainnya menampilkan skill individu, passing satu sentuhan, dan permainan yang menghibur.
Ia mengingat kembali strategi Brasil pada tahun 1994, ketika menggunakan dua baris empat pemain untuk mendukung Romario. Pada 2002, Brasil memakai sistem dengan tiga bek tengah.
Dengan menggabungkan pengalaman, statistik, dan filosofi pertahanan, Ancelotti berharap Brasil dapat kembali bersaing di panggung dunia. Fokus pada kebobolan sedikit menjadi kunci utama dalam strategi tim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
