Antony: Pilih Manchester United Meski Tawaran Liverpool
Gambar atau konten salah?
Antony, bekas pemain Ajax Amsterdam, mengaku pernah hampir bergabung dengan Liverpool sebelum memilih Manchester United pada tahun 2022.
Menurutnya, tawaran Liverpool datang bersamaan dengan penawaran dari klub tersebut. “Ketika itu juga ada tawaran dari Liverpool. Tawaran yang bagus, khususnya dari Juergen Klopp,” ujarnya.
Namun keputusan akhirnya jatuh pada Manchester United karena hubungan dekat dengan pelatih Erik ten Hag. “Erik ten Hag kemudian mengontak saya. Manchester United sebagai brand, tentu memiliki pengaruh yang lebih besar,” tambahnya.
Manchester United menebus Antony seharga 95 juta Euro, setara Rp 1,7 triliun pada saat itu. Meskipun berhasil menjuarai Carabao Cup dan Piala FA, ia seringkali berada di posisi cadangan.
Setelah beberapa musim di United, Antony dipinjamkan ke Real Betis dan kemudian dijual secara permanen pada musim panas 2025. Betis menebusnya seharga 22 juta Euro.
Perjalanan Antony menunjukkan bagaimana keputusan transfer dapat memengaruhi karier seorang pemain, meski di klub besar seperti Manchester United.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
