Aqil Savik Pilih Persija, Target Juara Jadi Alasan
Gambar atau konten salah?
Aqil Savik, seorang kiper berusia 27 tahun, mengungkapkan alasan di balik keputusannya bergabung dengan Persija Jakarta. Ia mengaku tidak butuh waktu lama untuk menerima tawaran dari klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
Persija secara resmi merekrut Aqil dari Bhayangkara Presisi Indonesia FC pada tanggal 30 Juni 2026. Sebelumnya, ia telah membela Bhayangkara selama empat musim. Kini, Aqil memilih tantangan baru bersama klub ibu kota.
Menariknya, Aqil merupakan lulusan akademi Persib Bandung. Meski Persija dan Persib adalah rival, ia mengaku tidak ragu bergabung. Baginya, proyek yang ditawarkan Persija sejalan dengan ambisi pribadinya.
"Sangat bangga dan sangat senang tentunya jadi bagian dari sebuah klub besar untuk meraih prestasi terbaik musim depan," ujar Aqil dalam kanal YouTube Persija.
Proses perekrutan yang cepat
Aqil kemudian menceritakan bagaimana ia pertama kali dihubungi oleh Yoo Jae-hoon, pelatih kiper Persija. Saat itu, Yoo langsung menawarkan kesempatan bergabung dengan Macan Kemayoran.
"Jujur enggak lama. Kalau boleh cerita, waktu itu mungkin akhir Mei tanggal 31 Mei atau awal Juni tanggal 1 (Juni), Coach Yoo Jae-hoon (pelatih kiper Persija) telepon saya, bilang, 'Mau bergabung Persija atau tidak?'" katanya.
Penjelasan Yoo mengenai proyek Persija menjadi alasan utama Aqil mantap menerima tawaran tersebut. Persija disebut memiliki target besar untuk kembali menjadi juara.
"Dia (Yoo Jae-hoon) memaparkan visi Persija untuk musim depan karena mereka targetnya juara dan saya sangat tertantang untuk bergabung," tutur Aqil.
Ia juga berdiskusi dengan keluarga selama tiga hingga empat hari sebelum memutuskan pindah ke Persija.
Persija saat ini tengah membangun skuad baru di bawah pelatih Shin Tae-yong. Klub menargetkan kembali bersaing dalam perebutan gelar pada musim 2026/2027. Momentum ini semakin penting karena klub akan memasuki usia ke-100 pada tahun 2028.
Keputusan Aqil bergabung dengan Persija menunjukkan bahwa ambisi meraih gelar juara menjadi faktor utama dalam karier seorang pemain. Meski berasal dari akademi rival, peluang untuk menjadi bagian dari proyek besar klub ibu kota menjadi daya tarik tersendiri baginya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
