Arbeloa di Real Madrid: Masa Depan Terancam Tanpa Gelar
Gambar atau konten salah?
Alvaro Arbeloa berusia 43 tahun menghadapi tekanan di akhir musim ini. Real Madrid menuntutnya meraih trofi agar dapat tetap di posisi kepala pelatih.
Di bawah kepemimpinan Arbeloa, tim ini menunjukkan hasil yang bergoyang. Dari 16 pertandingan, Madrid mencatat 12 kemenangan dan 4 kekalahan.
Meski masih punya peluang dua gelar, yakni La Liga dan UEFA Champions League, posisi saat ini kurang menguntungkan.
Di La Liga, Madrid berada di posisi kedua dengan 66 poin. Mereka tertinggal empat poin dari
Di kompetisi UEFA Champions League, Madrid telah masuk babak perempatfinal. Pemeran utama mereka, Bayern Munich, menjadi tantangan berat bagi Arbeloa untuk menilai kapasitasnya.
Guti, mantan pemain Madrid, mengharapkan Arbeloa dapat menorehkan trofi di akhir musim. Ia percaya kesuksesan tersebut akan menjadi kunci agar Arbeloa tetap dipercaya oleh manajemen.
“Ya. Saya pikir ketika Anda bergabung dengan sebuah tim di pertengahan musim, ketika keadaan sedang tidak baik-baik saja, lalu badai cedera datang menghantam yang menghalangi Anda untuk bekerja sesuai keinginan... Itu selalu menjadi tugas simalakama,” ujar Guti. “Namun, benar bahwa dia mengelola segalanya dengan baik sejauh ini, dan itulah yang diharapkan oleh seluruh penggemar Madrid: agar tim memenangkan gelar dan Arbeloa bisa bertahan,” tambahnya.
Kesimpulannya, masa depan Arbeloa di Real Madrid tergantung pada kemampuan tim meraih trofi di dua kompetisi utama. Hasil akhir musim ini akan menentukan apakah ia tetap di posisi pelatih.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
