Arema FC Pindahkan Derby Jawa Timur ke Stadion Bali
Gambar atau konten salah?
Manajemen dan Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC telah memutuskan secara tegas untuk memindahkan laga Derby Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Keputusan ini diambil setelah surat rekomendasi Polres Malang menolak penggunaan Stadion Kanjuruhan, serta sirkular regulator I League yang menuntut penyesuaian venue.
Erwin Hardiyono, ketua Panpel Arema FC, menegaskan bahwa klub menghormati sepenuhnya pertimbangan teknis dan keamanan yang disampaikan kepolisian. Ia menilai langkah ini sebagai solusi moderat untuk menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Malang Raya.
Meski persiapan di Kanjuruhan sudah dilakukan, Panpel memilih untuk segera berkoordinasi dengan pengelola stadion di Bali. Tujuannya agar jadwal kompetisi tetap berjalan tepat waktu tanpa hambatan administratif.
Erwin mengakui adanya gejolak emosional di antara suporter. Ia berkata, “Secara emosional tentu ada rasa kecewa karena keinginan kami membuktikan kesiapan Kanjuruhan sangat besar. Namun, kami memilih untuk tidak larut dalam emosi. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada arahan otoritas kepolisian dan akan mengikuti regulasi yang ditetapkan,” dalam keterangan resminya pada Kamis (23 April 2026).
Panpel juga mengapresiasi kedewasaan Aremania. Mereka berusaha diplomatis kepada Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Polres Malang, menampilkan kecintaan yang elegan terhadap klub. Erwin menambahkan bahwa sikap besar hati Aremania tanpa aksi destruktif menjadi catatan moral berharga bagi manajemen dalam menatap masa depan sepakbola Malang.
Ia menekankan pentingnya menjaga kondusifitas dan meminta semua pendukung Singo Edan tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh narasi negatif di media sosial. Fokus utama manajemen saat ini adalah memastikan skuad Arema FC dapat bertanding dalam suasana yang tenang, meski berada jauh dari rumah sendiri.
Erwin menyatakan, “Melihat dinamika dan rekomendasi yang ada, besar kemungkinan laga Arema FC vs Persebaya akan kami boyong ke Bali.” Ia menambahkan, “Kami segera melakukan koordinasi cepat dengan pihak pengelola stadion dan otoritas keamanan setempat di Bali agar pertandingan tetap bisa berjalan sesuai jadwal.”
Dengan langkah ini, Arema FC berharap dapat menjaga keamanan, mematuhi regulasi, dan tetap menjaga semangat kompetisi. Keputusan ini menandai upaya klub untuk menyeimbangkan kepentingan keamanan, regulasi, dan loyalitas suporter dalam menghadapi tantangan pertandingan derby yang penting.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
