Arema Siap Hadapi Persebaya, Fokus Pertahanan dan Serangan
Gambar atau konten salah?
Selasa, 28 April 2026, pukul 15.30 WIB, Arema FC akan bertarung melawan Persebaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pertandingan ini menjadi ujian sejauh mana pertahanan Singo Edan dapat menahan tekanan dari Bajol Ijo.
Marcos Reina, pelatih Arema, merasa puas dengan cara bertahan yang ditampilkan pemainnya. Ia berharap Singo Edan dapat lebih tajam menyerang ketika berhadapan dengan Persebaya.
Defensif Arema menorehkan catatan positif: tiga pertandingan terakhir tanpa gol. Kemenangan 1-0 atas Persita, 2-0 atas Persis Solo, dan hasil imbang 0-0 melawan Persib di Bandung menandai keberhasilan barisan belakang.
Ketika melawan Persib, pertahanan Arema tampil mengesankan. Semua upaya yang diciptakan oleh Bojan Hodak, bersama pemain menterengnya, berhasil menahan barisan belakang Singo Edan dengan baik.
Marcos Santos mengangkat topi atas kinerja pemainnya. Ia menyampaikan terima kasih karena setiap pemain Singo Edan mampu menjalankan instruksinya dengan baik. "Saya berterima kasih kepada semua pemain karena mereka mengikuti apa yang saya mau," tutur Marcos Santos dalam jumpa pers menjelang laga.
Setelah yakin dengan performa timnya, pelatih asal Brasil tersebut menuntut lebih. Ia menuntut para pemainnya lebih klinis di depan gawang Bajol Ijo. Fokus dan ketajaman dinilai perlu ditingkatkan demi produktivitas.
Marcos Santos menegaskan, "Lawan Persebaya ini saya minta seluruh pemain lebih siap. Di depan harus bisa lebih fokus dan bisa bikin gol," tambahnya.
Ia menilai hal tersebut tidak tanpa alasan. Pada laga sebelumnya, sektor depan Arema membuang beberapa peluang yang berpotensi mengoyak gawang Persib. "Lawan Persib kemarin kita banyak bertahan tapi peluang di depan tidak fokus. Tapi lawan Persebaya, saya tahu mereka juga tim kuat, tapi jika ada peluang ke depan harus sudah siap cetak gol," pungkasnya.
Dengan catatan defensif yang solid dan keinginan pelatih untuk meningkatkan serangan, Arema FC menantikan laga melawan Persebaya. Fokus utama adalah menjaga pertahanan tetap tajam sambil memaksimalkan setiap peluang gol di depan gawang lawan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
