Argentina Tak Terkalahkan Lawan Swiss
Gambar atau konten salah?
Argentina akan berhadapan dengan Swiss di babak perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion GEHA Field at Arrowhead, Kansas City, Missouri, Amerika Serikat, pada Minggu, 12 Juli 2026, pukul 08.00 WIB.
Catatan pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Argentina. Dari tujuh kali pertemuan, Argentina menang lima kali dan dua kali imbang. Swiss belum pernah sekalipun merasakan kemenangan atas Argentina.
Pertemuan pertama terjadi pada Piala Dunia 1966. Argentina menang 2-0. Dominasi berlanjut di laga persahabatan. Pada Desember 1980, Argentina menang telak 5-0. Lalu pada September 1984, mereka kembali menang 2-0.
Perlawanan sengit dari Swiss mulai terlihat pada era 1990-an hingga 2000-an. Dua laga persahabatan pada 1990 dan 2007 sama-sama berakhir imbang 1-1. Namun Argentina kembali unggul pada pertemuan berikutnya. Dalam laga uji coba 2012, Lionel Messi dan kawan-kawan menang 3-1 atas Swiss.
Pertemuan terakhir terjadi di babak 16 besar Piala Dunia 2014 di Brasil. Argentina harus menunggu hingga babak perpanjangan waktu. Gol Ángel Di María pada menit ke-118 memastikan kemenangan 1-0.
Sekarang, kedua tim kembali bertemu di Piala Dunia, kali ini di babak delapan besar edisi 2026. Argentina berusaha mempertahankan catatan tak terkalahkan atas Swiss. Sementara Granit Xhaka dan rekan-rekannya memburu kemenangan perdana atas juara bertahan tersebut.
Berikut rekor pertemuan Argentina vs Swiss:
- 19 Juli 1966: Argentina vs Swiss (2-0)
- 16 Desember 1980: Argentina vs Swiss (5-0)
- 1 September 1984: Swiss vs Argentina (0-2)
- 8 Mei 1990: Swiss vs Argentina (1-1)
- 2 Juni 2007: Swiss vs Argentina (1-1)
- 29 Februari 2012: Swiss vs Argentina (1-3)
- 1 Juli 2014: Argentina vs Swiss (1-0)
Argentina belum pernah kalah dari Swiss dalam sejarah pertemuan mereka. Swiss belum pernah mencetak lebih dari satu gol ke gawang Argentina. Pertandingan perempat final ini menjadi ujian bagi kedua tim. Argentina ingin mempertahankan rekor sempurna. Swiss ingin mengukir sejarah baru.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
