Arsenal di Ambang Juara, Man City Tekan Pekan Terakhir
Gambar atau konten salah?
Persaingan juara Liga Inggris terasa sangat ketat bagi Arsenal. Manajer The Gunners, Mikel Arteta, menyebutnya sebagai “ujian kekuatan rambut.”
Arsenal tampil dominan dan sudah memimpin klasemen sejak pekan ketujuh. Namun, persaingan juara tidak seperti jalan-jalan di taman. Manchester City, yang sempat tertinggal, mulai memberi tekanan lebih besar di paruh kedua musim ini.
Itulah sebabnya, juara masih berpotensi berlanjut hingga pekan terakhir, kecuali Man City gagal menang atas Bournemouth pada Rabu, 20 Mei 2026 dini hari WIB. Jika City menang, pasukan Pep Guardiola akan kembali berjarak dua poin dari Meriam London. Itu berarti Arsenal juga harus menang di laga terakhir melawan Crystal Palace.
Setelah gagal tiga musim beruntun, Arsenal dihadapkan pada pertaruhan besar kali ini. Tekanan ini menambah beban bagi skuad, khususnya Arteta, yang telah memimpin sejak 2019.
“Saya pikir jumlah rambut yang saya punya ini tak akan berkurang. Tapi pekerjaan ini akan mengujinya sampai batas,” kata Arteta tentang tekanan persaingan juara.
“Hasrat yang ditunjukkan setiap pemain dalam tugas bertahannya, sikap mereka, dan cara mereka membantu satu sama lain itu fenomenal,” sambungnya memuji para pemain.
“Itu butuh usaha keras dari semua pelatih juga. Dan kami semua tahu pentingnya itu dan berapa banyak hasil dan kemenangan yang kami dapatkan dari sana.”
Dengan situasi ini, Arsenal harus menjaga konsistensi. Sementara Man City menekan, setiap poin menjadi penting. Kemenangan di akhir musim bisa menentukan siapa yang akhirnya membawa trofi ke rumah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
