Arsenal Juara Liga Inggris, Akhiri Era Guardiola 2026
Gambar atau konten salah?
Pada 20 Mei 2026, klub sepakbola Inggris Arsenal berhasil menjuarai Liga Inggris musim 2025/26. Kemenangan ini menandai akhir era dominasi pelatih Pep Guardiola, yang mengalami kegagalan pertama dalam kariernya setelah gagal meraih gelar berturut‑turut di liga.
Di klasemen sementara, Arsenal mengumpulkan 82 poin dari 37 laga, sementara Manchester City berada di posisi kedua dengan 78 poin. Kemenangan City atas Bournemouth 1‑1 di pekan terakhir tidak menggeser posisi Arsenal di puncak tabel.
Guardiola, yang bergabung dengan Manchester City pada tahun 2016, telah menjuarai enam gelar dan dua kali meraih back‑to‑back pada musim 2017/18 dan 2018/19. Setelah itu, Liverpool menjadi juara musim lalu, menandai perubahan dinamis di liga.
Sebelum menempuh karier di Inggris, Guardiola meraih tiga trofi LaLiga berturut‑turut di Barcelona dalam empat musim. Di Bayern Munich, ia menorehkan tiga musim berturut‑turut menjadi juara Bundesliga.
Keberhasilan Arsenal menandai akhir era dominasi Guardiola di liga Inggris, sementara klub‑klub lain menantikan musim berikutnya dengan harapan baru dan strategi berbeda.
Kejuaraan ini menegaskan bahwa dominasi satu klub tidak akan bertahan selamanya, dan setiap musim membawa tantangan baru bagi semua tim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai