Arsenal Kalah 1-2 dari Bournemouth, Posisi Juara Terancam
Gambar atau konten salah?
Arsenal menelan kekalahan 1-2 melawan Bournemouth di Emirates Stadium pada Sabtu, 11 April 2026. Gol kemenangan tamu datang dari Eli Junior Kroupi dan Alex Scott, sedangkan Arsenal hanya mampu menutup skor lewat penalti Viktor Gyokeres.
Skor ini menempatkan Arsenal pada posisi yang lebih rapuh di klasemen. Keunggulan sembilan poin atas Manchester City kini terancam. Tim London masih memimpin dengan 71 poin dari 32 laga. Sementara Manchester City berada di posisi kedua dengan 62 poin dari 30 pertandingan. Manchester City akan bertanding penting melawan Chelsea di Stamford Bridge pada Minggu, 12 April 2026. Kemenangan di sana dapat mengurangi selisih poin secara signifikan.
Menurut Andy Reid, mantan penggawa Tottenham Hotspur, hasil ini tidak mengubah status Arsenal sebagai juara utama. Ia berkata, “Melihat reaksi orang-orang saat ini, seolah-olah Arsenal sudah menyerah dalam perebutan gelar. Padahal kenyataannya tidak,” kepada BBC. Reid menambahkan, “Mereka masih berada di posisi yang sangat kuat. Kita bisa berekspektasi bahwa mereka akan memberikan performa yang jauh lebih baik di sisa musim ini. Saya sama sekali tidak akan mencoret mereka dari persaingan; mereka hanya perlu menemukan cara untuk menuntaskan tugas ini hingga garis finis,”
Dengan poin yang masih cukup tinggi, Arsenal tetap dianggap sebagai favorit utama. Meski cedera dan dinamika pertandingan memberi tekanan, tim ini masih memiliki peluang besar untuk menutup musim dengan posisi teratas. Premier League terus menampilkan ketegangan, dan hasil berikutnya akan menentukan siapa yang akhirnya memegang gelar juara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
