Arsenal Kalah 1-2 di Emirates, Kekecewaan Shearer 2026
Gambar atau konten salah?
Pada 01 April 2026, pertandingan Premier League antara Arsenal dan Bournemouth digelar di Emirates Stadium. Gunners kalah 1-2, menandai kekalahan di kandang sendiri.
Arsenal masih memimpin klasemen Liga Inggris dengan 70 poin dari 32 pertandingan. Keunggulan mereka atas Manchester City, yang berada di posisi kedua, berjumlah sembilan poin. Namun, City baru saja menyelesaikan 30 pertandingan dan akan menghadapi Chelsea pada 12 April 2026.
Eks penyerang Newcastle United Alan Shearer menilai Arsenal terlihat sangat gugup. “Mereka bisa saja gagal kalau main seperti itu,” ujar Shearer seperti dilansir BBC Sport.”Mereka jelek di setiap aspek. Tidak ada energi, datar - mereka terlihat sangat, sangat gugup.""Seluruh tempat terlihat gelisah. Karena mereka sudah lama tidak juara saya mungkin paham ya, tapi mereka harus melewatinya atau mereka akan melewatkannya lagi," kata Shearer. (nds/pur)
Kemenangan Bournemouth menambah tekanan pada Arsenal, yang harus menjaga jarak dari City. Komentar Shearer menyoroti ketidakpastian performa Gunners, menandakan bahwa gelar Premier League masih belum terjamin.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
