Arsenal Kalah 1-2, Posisi Tertinggi Dipertaruhkan Ligi
Gambar atau konten salah?
Arsenal menelan kekalahan 1-2 di Etihad Stadium pada 19 April 2026, saat bertanding melawan Manchester City. Pertandingan malam itu menandai akhir upaya Gunners mempertahankan posisi teratas klasemen.
Dengan hasil tersebut, keunggulan Arsenal berkurang menjadi hanya tiga poin atas City. Tim City masih memiliki satu laga yang ditunda, sementara Arsenal harus menempuh lima pertandingan tersisa.
Pelatih Mikel Arteta menegaskan bahwa liga masih berlanjut. “Premier League dimulai lagi, hampir. Mereka punya satu laga tunda, kami unggul tiga poin, lima pertandingan tersisa, jadi permainan dimulai,” ujarnya, menekankan bahwa semua masih mungkin terjadi.
Arteta juga menyoroti sikap pemain. “Semuanya masih bisa terjadi. Jadi kami tahu seberapa banyak kami sudah memenanginya dan kami tidak akan berhenti dan kami akan jalan lagi, itu pasti.” Ia menambahkan, “Hari ini kalau mereka butuh lebih diyakinkan, saya kira mereka sekarang lebih yakin. Mereka membicarakannya di ruang ganti.”
Keputusan ini menegaskan tekad Arsenal untuk terus berjuang, meski posisi di klasemen menurun. Dengan sisa lima pertandingan, setiap poin menjadi penting bagi ambisi juara liga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
