Arsenal Kalah 3‑4 dari PSG Pasca Adu Penalti di Puskas

Fajar H. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Arsenal Kalah 3‑4 dari PSG Pasca Adu Penalti di Puskas

Gambar atau konten salah?

Final Liga Champions musim 2026 berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu, 30 Mei 2026. Arsenal berhadapan dengan Paris Saint‑Germain dan pertandingan berakhir 3‑4 lewat adu penalti.

Skor akhir 1‑1 setelah 120 menit membuat kedua tim harus memutuskan kemenangan lewat adu penalti. Pada menit kelima, Kai Havertz menembus gawang Arsenal dengan gol cepat. Ousmane Dembele menyeimbangkan kembali lewat penalti pada menit ke‑64.

Ketika adu penalti dimulai, Nuno Mendes menjadi satu penendang Paris Saint‑Germain yang gagal. Sementara itu, Eberechi Eze dan Garbriel Magalhaes tidak berhasil mencetak gol, sehingga Paris Saint‑Germain menang.

Setelah kejadian itu, mantan pemain Timnas Inggris, Steven Gerrard, mengkritik teknik Eze dalam mengeksekusi penalti. Ia menyoroti bahwa Eze berhenti beberapa saat sebelum menendang, membuat tembakan melebar ke sisi kanan gawang. Gerrard menyatakan, Pikirkan tentang besarnya pertandingan, stadion, atmosfernya, itu sudah cukup sulit tanpa semua omong kosong itu. Tendang dengan keras, percayai teknik Anda.

Seorang mantan rekan, Owen Hargreaves, sepakat dengan pendapat Gerrard. Ia mengungkapkan bahwa teknik penalti Eze menambah tekanan bagi penendang ketika kiper tidak bergerak terlebih dahulu. Hargreaves berkata, Saya tidak pernah menyukai awalan seperti itu, saya pikir itu membuat Anda tertekan. Saya lebih suka pemain memilih sudut gawang dan menendangnya dengan keras. Cara itu, bisa menimbulkan keraguan dalam pikiran Anda sendiri jika kiper tidak bergerak.

Pengamatan kedua mantan pemain ini menyoroti pentingnya ketegasan dan kepercayaan diri saat mengeksekusi penalti, terutama di pertandingan final. Arsenal kini harus menyesuaikan strategi agar tidak terulang kesalahan serupa di masa depan.

Final Liga Champions 2026Puskas ArenaArsenalParis Saint‑GermainAdu penaltiSteven GerrardTeknik penalti

Komentar

Memuat komentar...