Arsenal Kembali Gagal di Final Liga Champions, PSG Menang
Gambar atau konten salah?
Arsenal kalah lagi di final Liga Champions. Pada pertandingan di Budapest, Gunners menutup skor 1‑1 dengan Paris Saint‑Germain, lalu kalah lewat adu penalti. Gabriel Magalhaes gagal menembus gawang pada putaran penalti, sehingga tim asuhan Mikel Arteta kembali menjadi runner‑up.
Ini adalah final kedua Arsenal dalam sejarah Liga Champions. Final pertama terjadi pada musim 2005/2006, ketika tim yang dipimpin Thierry Henry menelan kekalahan 1‑2 melawan Barcelona di Paris. Dua dekade kemudian, Arsenal kembali ke puncak kompetisi, namun hasilnya tetap sama. PSG menjadi batu sandungan terakhir yang menahan Arsenal mengangkat trofi paling prestisius di Eropa.
Dengan dua kekalahan di final, Arsenal menempati posisi dua kali menjadi runner‑up tanpa satu pun gelar Liga Champions. Klub ini kini masuk daftar klub yang paling sering mencapai final namun belum pernah menang.
Atletico Madrid masih memegang gelar tertinggi di kategori tersebut. Los Colchoneros tercatat tiga kali mencapai final Liga Champions, namun selalu gagal meraih trofi. Berikut rincian final Atletico:
- 1974 – kalah dari Bayern Munich
- 2014 – kalah dari Real Madrid
- 2016 – kalah dari Real Madrid
Arsenal kini sejajar dengan beberapa klub lain yang juga belum pernah menjadi juara setelah mencapai final. Klub-klub tersebut adalah:
- Reims – dua kali runner‑up
- Valencia – dua kali runner‑up
- Arsenal – dua kali runner‑up
Atletico Madrid tetap berada di puncak daftar dengan tiga kegagalan dari tiga penampilan di final. Sementara itu, Arsenal, Reims, dan Valencia masing‑masing memiliki dua kali runner‑up.
Keberhasilan Arsenal di kompetisi Eropa sudah cukup signifikan. Namun, tanpa trofi Liga Champions, klub ini masih dianggap sebagai spesialis runner‑up. Meskipun begitu, prestasi mereka tetap dihargai oleh penggemar dan analis sepak bola.
Secara keseluruhan, Arsenal tetap menjadi contoh klub yang sering mendekati kemenangan namun belum berhasil menyelesaikan pertandingan akhir. Sementara Atletico Madrid masih memegang posisi teratas dalam daftar klub yang paling sering menjadi runner‑up tanpa pernah meraih gelar Liga Champions.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
