Arsenal Menang 1-0, Havertz Dihukum Kuning Setelah VAR pada
Gambar atau konten salah?
Arsenal menutup pekan kedua musim ini dengan kemenangan 1‑0 atas Burnley di Emirates Stadium pada 19 Mei 2026. Gol tunggal yang dicetak oleh Kai Havertz membawa klub menjadi pemimpin klasemen, sekaligus menambah jarak mereka ke gelar juara.
Namun, pertandingan tidak berjalan mulus. Pada menit ke‑67, Havertz melakukan tekel yang menabrak Lesley Ugochukwu. Kakinya terangkat, sepatu Havertz menabrak betis gelandang Burnley. Insiden ini langsung dipantau VAR, yang meninjau kemungkinan kartu merah.
Setelah pemeriksaan, wasit tetap memutuskan hanya kartu kuning. “Kehilangan Havertz akan jadi pukulan buat Arsenal menuju pekan terakhir, jika persaingan berlanjut ke sana,” kata pelatih Mikel Arteta. Ia menambahkan, “Well, saya pastinya khawatir ketika mereka mengeceknya.”
Arteta mengaku bahwa ia melihat ke bangku cadangan dan belum memutuskan apakah tindakan Havertz layak kartu merah. Meskipun begitu, keputusan wasit tidak berubah.
Keputusan ini menambah ketegangan bagi Arsenal. Tanpa Havertz, tim harus menyesuaikan strategi mereka di akhir musim. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya satu pemain bagi kesuksesan klub.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
