Arsenal Raih Gelar Liga Inggris, Akhiri 22 Tahun Tanpa Juara
Gambar atau konten salah?
Arsenal akhirnya menorehkan gelar Liga Inggris setelah 22 tahun tidak pernah menang. Kejuaraan ini diraih di bawah kepemimpinan Mikel Arteta, yang menegaskan bahwa perjalanan menuju puncak tidak mudah. Ia mengungkap dua momen yang membuatnya ragu apakah Arsenal mampu menjuarai liga.
“Saya punya dua momen. Pertama sebelum Natal saat kami punya lini depan yang banyak mengalami cedera. Kedua saat jeda internasional di Maret karena seperti yang katakan kepada pemain, mereka mungkin bisa kembali dua atau tiga pekan tapi akan tak bermain lima atau enam pekan,” ujar Arteta dalam wawancara dengan Sky Sports. Kedua situasi tersebut menekan skuad yang sudah terbatas.
“Hal itu mempengaruhi performa kami karena harus bermain setiap tiga hari pada momen penting di musim ini. Maka dari itu, kami tidak bisa hanya bergantung pada empat pemain.”
Keputusan Arsenal untuk tetap kompetitif berlanjut hingga 20 Mei 2023, ketika Bournemouth mengikat Arsenal 1-1. Pada saat itu, Manchester City menahan 78 poin, sementara Arsenal berada di 82 poin. Satu pekan tersisa, sehingga Arsenal sudah tak mungkin ditinggalkan.
Setelah dua hasil buruk melawan Bournemouth dan Manchester City, Arteta harus memotivasi tim yang sedang terpuruk. Ia mengakui bahwa “tanda tanya terbesar” muncul ketika mereka kalah di kandang Bournemouth. Ia menempatkan papan taktik dan berkata, “Mikel, harus berpikir soal hal yang lain.”
“Saya harus memikirkan tentang hal yang harus saya sampaikan ke tim. Saya katakan tim ini memiliki banyak energi dan energi tersebut harus disalurkan. Ini tentang membangun koneksi dan memastikan mereka merasa bahwa yang terbaik di dunia,” tambahnya.
Keberhasilan Arsenal tidak datang tanpa tantangan. Cedera, tekanan dari Manchester City, dan kebutuhan untuk bermain secara intensif menambah beban. Namun, dengan strategi yang tepat dan semangat yang tinggi, Arsenal mampu menutup musim dengan kemenangan yang memuaskan.
Kesuksesan ini menandai akhir dari masa sulit 22 tahun, sekaligus memulai babak baru bagi klub yang berjuang untuk kembali bersaing di puncak liga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
