Arteta Fokus Gelar Champions, Kontrak Dihentikan 2027
Gambar atau konten salah?
Mikel Arteta masih menolak membahas kontrak barunya. Fokus utamanya adalah membawa Arsenal meraih gelar Liga Champions dan Liga Inggris.
Kontrak terakhir Arteta akan berakhir pada 2027. Manajemen klub London Utara ingin memperpanjangnya, menyesuaikan gaji yang kini sekitar 10 juta paun per tahun dan memberi masa kerja tiga tahun ke depan.
Keberhasilan Arsenal musim ini membuat para petinggi yakin Arteta dapat membawa tim kembali ke masa kejayaan. Namun, ada kekhawatiran bahwa pembahasan kontrak dapat mengganggu konsentrasi klub yang sedang mengejar dua gelar utama.
“Tidak ada kabar soal itu. Kami tidak punya waktu membahasnya saat ini. Fokus utama kami adalah apa yang kami bisa lakukan sedari saat ini hingga akhir musim,” ujar Arteta seperti dikutip Sky Sports.
Dia menambahkan, “Saya berkomitmen penuh dan sangat bahagia, saya merasa baik-baik saja. Keluarga saya juga senang dan saya masih punya ambisi besar dengan klub ini, dan kami ada di posisi yang bagus saat ini.”
Arteta menekankan pentingnya pekerjaan sehari-hari. “Pekerjaan ini soal apa yang kami hadapi saat ini dan dilakukan setiap harinya. Berikan yang terbaik dan yakin bahwa Anda adalah sosok yang tepat untuk memimpin serta menjadi inspirasi untuk klub ini meraih hasil‑hasil hebat.”
Ia menutup dengan harapan, “Saya merasa seperti itu dan semoga saja ke depannya tetap begitu. Lalu, mendapat hasil terbaik di akhir musim.”
Dengan tekad yang kuat, Arteta tetap memusatkan energi pada kemenangan. Keputusan kontrak masih menunggu, sementara tim berjuang untuk menutup musim dengan prestasi terbaik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
