ASN Terlambat Demi Antar Anak Hari Pertama SD

Agus P. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
ASN Terlambat Demi Antar Anak Hari Pertama SD

Gambar atau konten salah?

Hari pertama masuk sekolah adalah momen yang tidak ingin dilewatkan oleh Linda. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di UPT BLK Wonojati, ia rela datang terlambat ke kantornya. Ia memilih untuk mengantar dan mendampingi putrinya yang baru pertama kali menginjak bangku Sekolah Dasar (SD).

Di tengah tugasnya sebagai abdi negara, Linda memprioritaskan momen berharga anaknya yang mulai bersekolah di SD Immanuel Kota Batu. Tindakan Linda ini sudah mendapatkan izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Pemkot Batu memberikan kelonggaran khusus bagi ASN pada hari pertama masuk sekolah. Para abdi negara di lingkungan Pemkot Batu diizinkan untuk datang terlambat ke kantor. Tujuannya adalah mendampingi anak-anak mereka memulai tahun ajaran baru.

Linda menjelaskan, peralihan dari Taman Kanak-Kanak (TK) ke SD membutuhkan adaptasi yang besar bagi anak. Karena itu, kehadiran orang tua secara langsung di hari pertama dianggapnya sebagai hal yang tidak bisa ditawar. Hal ini penting untuk menguatkan mental sang anak di lingkungan yang baru.

"Peralihan dari anak saya dari TK ke SD, jadi memang pendampingan di hari pertama itu sangat penting, juga untuk menguatkan mentalnya anak juga," ujar Linda saat ditemui di SD Immanuel Kota Batu, Senin, 13 Juli 2026.

Bagi Linda, kerelaannya meluangkan waktu di pagi hari ini bertujuan agar sang anak merasakan dukungan penuh dari keluarga. Ia ingin memastikan buah hatinya merasa aman dan nyaman saat memulai langkah awal di dunia sekolah dasar.

"Jadi biar dia merasa bahwa orang tuanya juga men-support dia pada saat hari pertama masuk sekolah, khususnya di SD," tambahnya.

Pengorbanan waktu yang dilakukan Linda pun terbayar lunas. Kehadirannya di sekolah membuat sang anak menyambut hari pertama dengan penuh ceria dan antusias. Tidak ada rasa cemas yang berlebih pada diri anaknya.

Apalagi, setelah melewati masa liburan yang cukup panjang, momen diantarkan langsung oleh orang tua menjadi hal yang sangat spesial bagi sang buah hati.

"Ya pasti ceria, anak juga senang. Senang juga pasti karena bisa didampingi sama orang tuanya untuk hari pertama masuk sekolah. Karena kan sudah libur lama, sudah libur panjang, jadi bisa mengantarkan hari pertama sekolah itu memang sangat luar biasa sekali," tuturnya.

Kebijakan untuk memperbolehkan orang tua mendampingi siswa baru ini rupanya selaras dengan program yang dicanangkan oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah SD Imanuel Kota Batu, Rina Setyowati, menjelaskan bahwa pihak sekolah memang memberikan kelonggaran bagi wali murid kelas 1. Hal ini terutama berlaku selama pekan pertama sekolah.

"Kalau di SD Imanuel itu sudah berjalan sekitar 3 tahun orang tua mengantar anak sekolah," jelas Rina.

"Terutama di hari pertama, dan terutama untuk anak SD yang kelas 1 itu masih kami perbolehkan untuk satu minggu mendampingi anak-anak yang masih belum bisa ditinggal. Tapi kalau anak-anak sudah mandiri, ya orang tua bisa melepas di hari kedua," imbuhnya.

Menurut Rina, kehadiran orang tua di hari-hari awal sekolah memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi anak-anak. Ada rasa bangga dan sukacita tersendiri yang terpancar dari wajah anak-anak saat mereka diantarkan oleh orang tuanya.

"Kami melihat anak-anak dengan bangga kalau diantarkan orang tua, terus orang tua pamitan. Anak-anak itu ada rasa kebanggaan, mereka penuh sukacita. Sangat banyak memberi support kepada anak-anak dibanding yang enggak diantar. Anak-anak yang tidak diantar itu kelihatan wajahnya sedih sambil melihatin temannya," terangnya.

Pada tahun ajaran ini, SD Imanuel Kota Batu menyambut 60 siswa baru. Mereka terbagi ke dalam tiga rombongan belajar (kelas). Di hari pertama masuk, pihak sekolah sengaja tidak langsung memberikan materi pelajaran berat. Fokusnya adalah pada adaptasi dan pengenalan lingkungan melalui berbagai permainan interaktif.

"Biasanya kami masih game-game aja. Ini kan tema kami tentang 'Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat'. Paling nanti kami nyanyi-nyanyi dulu, kemudian ada games bertemakan itu seperti lempar bola. Untuk hari kedua nanti kami ada senam dan mewarnai, yang semuanya masih seputaran tema tersebut agar anak-anak bisa lebih enjoy," tandasnya.

Kebijakan Pemkot Batu yang mengizinkan ASN terlambat pada hari pertama sekolah menunjukkan pemahaman akan pentingnya transisi pendidikan anak. Di SD Immanuel, pendampingan orang tua selama seminggu pertama sudah menjadi praktik rutin selama tiga tahun. Sekolah juga merancang kegiatan ringan seperti bernyanyi dan bermain game untuk membantu anak-anak beradaptasi, bukan langsung dengan pelajaran berat. Hal ini menekankan bahwa dukungan emosional dari orang tua dan lingkungan sekolah yang ramah anak menjadi kunci utama dalam memulai perjalanan pendidikan dasar.

hari pertama sekolahASNizin terlambatpendampingan orang tuaadaptasi anakSD Immanuel Kota Batukebijakan Pemkot

Komentar

Memuat komentar...