SDN Purwoyoso 01 Hanya Terima 3 Murid Baru

Bayu K. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
SDN Purwoyoso 01 Hanya Terima 3 Murid Baru

Gambar atau konten salah?

Di tengah hiruk-pikuk tahun ajaran baru, SDN Purwoyoso 01 yang terletak di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, menghadapi situasi yang tak biasa. Sekolah ini hanya menerima tiga murid baru untuk tahun ajaran 2026/2027. Meskipun jumlahnya sangat sedikit, pihak sekolah tetap menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan meriah.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana kelas 1 yang sepi. Hanya ada tiga anak yang duduk dan mulai belajar di hari pertama. Beberapa meja kosong sengaja tidak dipakai dan ditata rapi di bagian belakang kelas. Ketiga siswa itu tampak mendengarkan penjelasan guru dengan penuh perhatian.

Kepala SDN Purwoyoso 01, Hajar Riatiani, menjelaskan bahwa awalnya ada lima calon siswa yang mendaftar secara online. Namun, dua di antaranya tidak melakukan daftar ulang. "Yang mendaftar online ada lima. Tapi dua tidak daftar ulang, jadi yang fix masuk hanya tiga siswa saja," kata Hajar di sekolahnya pada Senin, 13 Juli 2026.

Menurut Hajar, minimnya jumlah siswa baru ini bukan karena fasilitas sekolah yang kurang memadai. Justru sebaliknya, sekolah ini tergolong lengkap. "SDN Purwoyoso 01 itu lengkap semua untuk kelas terpenuhi ada 6 kelas, masing-masing ada lab komputer tidak dompleng kelas, perpustakaan, ruang UKS, musala, lengkap. Halaman juga ada, Smart TV bantuan pemerintah juga ada, terus fasilitas olahraga," urainya.

Penyebab utamanya adalah faktor demografi. "Tapi sedikitnya siswa ini karena lingkungan demografi. Di sekitar sekolah ini sudah tidak ada perumahan yang produktif. Rata-rata penduduknya sudah lansia, tidak punya anak usia masuk SD," lanjutnya.

Hajar juga menambahkan bahwa banyak warga yang pindah ke daerah perbatasan seperti Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Di sana, banyak tersedia perumahan subsidi dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan di Kota Semarang yang dinilai sudah terlalu mahal. "Kemudian sekolah sekitar kita juga masih kekurangan siswa. Jadi kita tidak mendapat limpahan dari sekolah sekitarnya," tuturnya.

Untuk perbandingan, pada tahun ajaran sebelumnya SDN Purwoyoso 01 menerima 11 murid baru. Di tengah tahun ajaran, jumlahnya bertambah satu, sehingga total menjadi 12 siswa baru.

Meskipun hanya tiga siswa, rangkaian MPLS tetap berlangsung meriah sejak pukul 07.00 WIB pagi. Seluruh guru menyambut para siswa di gerbang sekolah bersama maskot Si Badut. "Yang pertama penyambutan peserta didik. Guru-guru sama maskot badut berdiri di depan gerbang menyambut siswa dari kelas 1-6. Kemudian dilanjutkan upacara pembukaan, pengalungan cocard untuk peserta didik baru," kata Hajar.

Ketiga murid baru juga mendapatkan perlengkapan sekolah gratis berupa topi, dasi, atribut kelas, dan tanda pengenal sekolah. Dalam waktu dekat, sekolah juga akan membagikan seragam batik dan seragam olahraga secara cuma-cuma. "Kemudian perkenalan guru dan tenaga pendidik, dilanjutkan perkenalan siswa dan permainan sederhana antarsiswa," jelas Hajar. "Berikutnya ada tur keliling sekolah, pengenalan fasilitas, menyanyikan Jingle MPLS, dilanjutkan mewarnai gambar lingkungan sekolah dan penyampaian kesan hari pertama," lanjutnya.

Hajar menegaskan bahwa berapapun jumlah murid baru, sekolah tetap memberikan penyambutan terbaik. "Berapapun muridnya tetap kita sambut dengan meriah. Setiap tahun kita ganti tema. Kali ini temanya sirkus, ada badutnya juga," ucapnya. "Kita tetap semangat, tidak ngelokro, tidak kendor, pembukaan tetap semeriah mungkin, biar anak-anak semangat untuk kembali belajar," imbuhnya.

Kondisi SDN Purwoyoso 01 ini mencerminkan tantangan demografi yang dihadapi beberapa sekolah di perkotaan. Perpindahan penduduk ke daerah pinggiran dengan harga rumah lebih murah membuat jumlah anak usia sekolah di pusat kota berkurang. Meski fasilitas lengkap, sekolah harus beradaptasi dengan perubahan lingkungan sekitar.

SDN Purwoyoso 01murid baruMPLSdemografiSemarangfasilitas sekolahperpindahan penduduk

Komentar

Memuat komentar...