Atletico Madrid Kalah 0‑1, Tidak Masuk Final Champions
Gambar atau konten salah?
Atletico Madrid gagal melanjutkan perjalanan ke final Liga Champions setelah kalah 0‑1 di Emirates Stadium pada 06 Mei 2026. Gol Bukayo Saka di menit akhir babak pertama menutup laga kedua, membuat agregat menjadi 1‑2 dan mengakhiri musim klub tanpa trofi.
Pemain dan pelatih Diego Simeone menyesali hasil tersebut. “Kami seharusnya bisa memanfaatkan pertandingan di kandang dengan lebih baik,” ujarnya. “Di leg pertama, kami seharusnya bisa menang di babak kedua, tapi kami membuang banyak peluang.”
Di kandang pekan lalu, Atletico tampil dominan: 14 tembakan, lima di antaranya on‑goal, dan 51 % kepemilikan bola. Namun hanya dua tembakan yang berhasil keluar dari delapan percobaan. Hanya satu gol yang berhasil, yaitu penalti yang diambil oleh Julian Alvarez. Sementara Arsenal menutup pertandingan dengan gol penalti yang sama.
“Kami tampil baik dalam bertahan di babak pertama, tapi kami tidak bagus saat menyerang – tapi kami membaik di sektor itu. Kami punya banyak peluang, seharusnya itu bisa menguntungkan kami, tapi ternyata tidak,” tambah Simeone.
Atletico menutup musim ini tanpa trofi setelah gagal di final Copa del Rey dua pekan lalu. Klub ini juga belum pernah menyelesaikan pencarian gelar di Liga Champions, meski memiliki skuad kuat. Kegagalan ini menambah dua kekalahan di final Liga Champions pada 2014 dan 2016, keduanya melawan Real Madrid.
Performa buruk di kandang pekan lalu menjadi alasan utama. Meskipun memiliki peluang, Atletico tidak dapat mengubahnya menjadi gol. Penyerangan yang lemah dan ketidakmampuan mengeksekusi tembakan membuat mereka kalah di kedua leg.
Dengan agregat 1‑2, Atletico keluar dari kompetisi ini. Sementara Arsenal melanjutkan ke final, Atletico harus menilai kembali strategi dan pelatihannya untuk musim berikutnya.
Atletico Madrid kini berada di posisi di mana mereka harus memperbaiki kesalahan di depan pendukungnya. Kesempatan berikutnya akan datang di kompetisi domestik, di mana klub ini berharap dapat memperbaiki performa yang menyesatkan di level internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
