Australia Raih Kemenangan Singapura 1-0 di AFF U-17
Gambar atau konten salah?
Stadion Gelora Delta Sidoarjo menjadi panggung pada 14 April 2026 ketika Australia menghadapi Singapura dalam grup C Piala AFF U-17 2026 Boys' Championship. Pertandingan ini dipimpin oleh wasit asal Vietnam, Nam Do Khanh.
Australia memulai laga dengan agresif, menguasai tempo dan menggerakkan serangan terus menerus. Namun, pertahanan Singapura tetap rapat, menahan semua peluang yang muncul. Meskipun Australia terlihat lebih aktif, tidak ada gol yang berhasil.
Singapura tidak tinggal diam. Pada menit ke-5, mereka mendapatkan tendangan sudut, namun tidak menghasilkan ancaman. Selama 37 menit pertama, Australia masih belum dapat menembus garis pertahanan Singapura.
Babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0, menandai ketatnya pertarungan kedua tim.
Masuk babak kedua, Australia kembali menekan. Beberapa peluang muncul, namun kiper Singapura mampu mengantisipasi dan menahan bola. Singapura pun memanfaatkan serangan balik cepat, menambah ketegangan.
Di menit ke-59, sayap Singapura menembak keras, namun tembakan melebar dari gawang Australia. Intensitas meningkat seiring berjalannya menit-menit akhir.
Hingga menit ke-88, skor masih 0-0. Namun, drama terjadi di masa injury time. Luke Becvinovski mencetak gol tunggal, memecah kebuntuan dan memastikan kemenangan Australia 1-0 atas Singapura.
Susunan pemain Singapura: Ilhan Hady, Muhammad Zaki (C), Muhammad Noor Aiman, Erdy Thaqib, Ayden Haziq, Arfan Rizq, Keng Lum Lain, Angelo Rohan Joachim, Aidan bin Irfan, Ahmad Izzan Rifqi, Aaryan Azraqi.
Susunan pemain Australia: Lachlan Jules Alien, Miles Edward Milliner (C), Wisston Ellis Gould Ashbumer, Sajjad Ali Nasiri, Aston James Reid, Luka Saville Demuth, Luke Becvinovski, Max Charles Court, Fraser Jong Briwn, Akeem Nathaan Gerald, Stevan Rujak.
Keputusan ini menegaskan dominasi Australia di grup C, sementara Singapura harus memperbaiki pertahanan untuk pertandingan selanjutnya. Kemenangan tipis ini memberi Australia kepercayaan diri, namun juga menyoroti betapa ketatnya persaingan di level U-17.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
