Bandung Zoo Siap Pengelola Baru, Karyawan Lama Dipertahankan
Gambar atau konten salah?
5 Mei 2026 akan menjadi hari penting bagi pengelolaan Bandung Zoo, karena pemerintah kota berencana mengumumkan pengelola baru pada tanggal tersebut.
Andri Gunawan, anggota DPRD Kota Bandung dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, mengungkapkan bahwa kabar tentang pengumuman tersebut sudah terdengar. “Yang kami dengar kabarnya akan dilaksanakan pengumuman tanggal 5 Mei,” ujarnya pada Kamis, 30 April 2026.
Andri menegaskan bahwa pengelola baru harus mempertahankan karyawan lama. Ia menilai bahwa staf yang sudah berpengalaman telah terbukti mampu merawat kebun binatang, terutama selama masa transisi ketika tidak ada pengelola formal.
"Pesan dari kami adalah karyawan-karyawan lama tolong dipertahankan, karena sudah teruji dan terbukti kinerjanya bagus dalam merawat tempat ini ketika dalam masa transisi, tidak ada pengelola yang formal, teman-teman ini bahkan berani untuk bekerja tanpa gaji, dan nombok beberapa bulan mau bekerja," ungkap Andri.
Dalam kesempatan yang sama, Andri menyoroti kebijakan gaji. Ia menyatakan bahwa selama masa transisi, karyawan Bandung Zoo akan menerima gaji yang sama tanpa diskriminasi jabatan. “Dan saya informasikan juga, karyawan-karyawan kebun binatang ini dalam level manajemen tertentu gajinya kurang. Kan kita tahu ya, sekarang gajinya sudah dibayarin sama Pemkot Rp4,7 juta rata semua karyawan, 130 lebih. Sementara dulu ada yang terima Rp7 juta, ada yang terima Rp8 juta, tapi mereka mau dibayar hanya Rp4,7 juta, karena kecintaannya terhadap profesinya,” ungkapnya.
Andri menilai tidak ada salahnya pengelola baru mempertahankan karyawan lama. Ia menekankan bahwa harapannya pertama adalah proses penunjukan mitra pengelola segera dilaksanakan, dan kedua, karyawan kebun binatang dipertahankan secara objektif.
“Malah saya bilang bukan bekerja, tapi mengabdi,” tambahnya, menegaskan komitmen staf terhadap kebun binatang.
Rohman, kurator satwa di Bandung Zoo, menyatakan kesiapan karyawan lainnya untuk bekerja sama dengan pengelola baru. "Saya sih sebagai karyawan berharap dengan adanya pengelola baru, karena kita mungkin dianggap karyawan yang sudah lama dan masih berkompeten, apalagi untuk anak-anak muda, mungkin berharap sih masih bisa berlanjut bekerja, mempertahankan kepentingan kami," ujarnya.
“Siapapun pengelolanya, kami siap bekerja sama,” sambungnya, menegaskan kesediaan staf untuk mendukung perubahan.
Dengan semua pernyataan tersebut, Andri menegaskan pentingnya mempertahankan tenaga kerja yang sudah terbukti kompeten, sementara Rohman menegaskan kesiapan staf untuk berkolaborasi dengan pengelola baru. Kesimpulannya, pengelola baru diharapkan dapat mengintegrasikan staf lama, menjaga kualitas layanan, dan melanjutkan tradisi kebun binatang yang sudah dikenal masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
