Bank Kafan Fathi: Solusi Kain Kafan Gratis Warga Bandung
Gambar atau konten salah?
Di Kota Bandung dan Cimahi, banyak warga yang masih kesulitan saat ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Salah satu masalah terbesar adalah menyediakan kain kafan untuk keperluan pemulasaraan jenazah. Bahkan, tidak jarang warga harus berutang hanya untuk mendapatkan kain kafan yang dibutuhkan.
Kondisi inilah yang mendorong anggota DPR RI, Fathi, untuk menciptakan program bernama 'Bank Kafan'. Program ini berpusat di rumah aspirasinya yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung. Fathi menjelaskan bahwa program ini lahir dari keprihatinan setelah melihat kenyataan di lapangan, di mana masih banyak warga kurang mampu yang kebingungan membiayai pengurusan jenazah.
"Kami menemukan banyak masyarakat di dapil ini yang ketika ada anggota keluarganya meninggal dunia, justru bingung mencari kain kafan. Bahkan ada yang sampai harus berutang sana-sini. Ini sangat menyedihkan," kata Fathi pada Minggu, 05 Juli 2026.
Menurut Fathi, warga yang sedang berduka bisa mendapatkan paket kain kafan secara gratis. Paket yang diberikan sudah lengkap untuk proses pemulasaraan jenazah, meliputi kain kafan, kapas, hingga kamper. "Warga yang membutuhkan tinggal datang langsung ke rumah aspirasi. Syaratnya sangat mudah, hanya perlu pencocokan KTP saja untuk memastikan bahwa yang bersangkutan memang warga Bandung atau Cimahi," jelas politikus Partai Demokrat tersebut.
Hingga saat ini, Fathi menyatakan telah menyalurkan hampir 20.000 paket kain kafan pada tahap awal. Program ini ditargetkan bisa menjangkau sekitar 1.596 RW di seluruh wilayah Kota Bandung. "Kami juga berkoordinasi dengan perangkat RW. Jika ada wilayah yang membutuhkan stok kain kafan gratis untuk warga tidak mampu, silakan hubungi Rumah Aspirasi," imbuhnya.
Tidak hanya fokus pada urusan kain kafan, Rumah Aspirasi Fathi juga menjadi wadah bagi warga untuk mengadukan masalah kesehatan dan pendidikan. Fathi menyadari bahwa tugas anggota DPR RI perlu dilakukan dengan aksi nyata di lapangan supaya bisa menyentuh kebutuhan masyarakat. "Kalau nunggu proses penyusunan undang-undang selesai, itu memakan waktu lama. Sementara rakyat butuh solusi cepat. Itulah kenapa kami lakukan eksekusi langsung, mulai dari bantuan Posyandu, advokasi kesehatan, hingga masalah pendidikan," pungkasnya.
Program Bank Kafan ini menunjukkan bagaimana seorang wakil rakyat berusaha memberikan solusi cepat untuk masalah mendesak yang dihadapi warga, terutama dalam situasi duka yang seringkali membutuhkan biaya tambahan. Dengan syarat yang mudah dan jangkauan yang luas, diharapkan tidak ada lagi warga Bandung dan Cimahi yang kesulitan mendapatkan kain kafan saat anggota keluarganya meninggal dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ganjar Peringatkan Ganti Nama Jabar ke Sunda Jangan Hanya Simbol
Pria 68 Tahun Temukan Cincin Emas Romawi Langka di Somerset
Faunaland Targetkan Bandung Zoo Segera Buka
Ferrari Rp 9,5 M Rusak Dipakai Perosotan Anak-Anak
Cimahi Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Mahasiswi Telkom Hilang Sejak 30 Juni, Polisi dan Keluarga Beda Informasi
Berita Terbaru
Bank Kafan Fathi: Solusi Kain Kafan Gratis Warga Bandung
Meksiko Vs Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia
Kemendikdasmen Turunkan Batas Usia Masuk SD Jadi 5 Tahun
Minyakita Berbau Solar, Pemerintah Tarik Produk
Chicharito: Messi Superman, Ronaldo Batman
Komdigi Tutup Akses NIK untuk Registrasi Ponsel Ilegal
Bebek Merlin Jadi Maskot Tak Resmi Piala Dunia 2026
Asics Summer Camp Ragunan: Egy dan Riyandi Bagi Pengalaman ke Pemain Muda
Mentan Kucurkan Rp1,33 Triliun ke Papua Selatan
