Barang Ilegal di Teluk Lamong Berancam UMKM dan Bisnis
Gambar atau konten salah?
Surabaya – Temuan barang ilegal, mulai dari kosmetik hingga suku cadang motor, di kawasan Teluk Lamong menimbulkan risiko kerugian bagi negara dan pelaku usaha kecil menengah (UMKM). Ekonom Gigih Pringgodani menilai bahwa masuknya barang semacam itu akan berdampak negatif pada perekonomian di Jawa Timur.
Menurut Gigih, situasi ini tidak adil bagi pelaku usaha dalam negeri yang mematuhi peraturan. "Pasti berdampak, karena kan itu kan gak fair juga kan dengan para pelaku usaha yang bayar pajak, kemudian mempekerjakan orang, dan lain sebagainya," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dampak tidak hanya dirasakan oleh UMKM, melainkan juga perusahaan besar di wilayah tersebut. "Enggak cuma UMKM, perusahaan besar juga berdampak. Karena barang-barang, sparepart otomotif, kan ada juga para perusahaan besar yang membikin," tambahnya.
Oleh karena itu, Gigih menyerukan agar Bea Cukai bersama pihak terkait tidak hanya mengungkap temuan tersebut, tetapi juga menelusuri pihak yang bertanggung jawab di balik impor ilegal tersebut. "Dan itu harus diusut siapa sih yang mengimpor? Itu kan harusnya sudah ketahuan itu," ungkapnya.
Meski demikian, Gigih mengaku bersyukur atas terungkapnya temuan barang ilegal tersebut. Ia berharap ke depan tidak ada lagi barang ilegal yang masuk ke Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Surabaya. "Ya syukur kalau itu bisa ditangkap sama Bea Cukai, dan mungkin ke depannya kita supaya itu tidak ada lagi lah barang ilegal masuk ke Indonesia gitu, Mas," tutur ekonom asal Universitas Airlangga Surabaya.
Kesimpulannya, temuan barang ilegal di Teluk Lamong menyoroti perlunya penegakan hukum yang lebih tegas dan transparan. Tanpa langkah konkret, risiko kerugian bagi perekonomian lokal tetap tinggi, dan peluang bagi pelaku usaha yang patuh akan terus terancam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
