Barcelona & Real Madrid: Kinerja Serupa, Pertahanan Berbeda
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Sejak dimulainya tahun 2026, dua klub besar Liga Spanyol, FC Barcelona dan Real Madrid, terus menampilkan performa yang hampir identik. Dalam 11 pertandingan LaLiga yang telah berlangsung, keduanya mengumpulkan 27 poin.
Setiap tim mencatat sembilan kemenangan dan dua kekalahan, tanpa satu hasil imbang pun. Gol yang tercetak juga sama: 27 gol masing‑masing. Namun, perbedaan muncul di bagian pertahanan. Barcelona hanya kebobolan 8 gol, menghasilkan selisih gol +19. Sementara Real Madrid kebobolan 10 gol, selisihnya +17.
Statistik ini menunjukkan dua pendekatan berbeda. Barcelona lebih solid di lini belakang, sedangkan Real Madrid tetap mengandalkan serangan yang efektif. Meskipun perbedaan kecil, kedua klub tetap bersaing ketat di papan klasemen.
Berikut rincian lengkap performa tiap klub pada 24 Maret 2026:
- Barcelona – 11 laga, 9 kemenangan, 0 seri, 2 kekalahan, 27 gol, 8 kebobolan, selisih +19, 27 poin.
- Real Madrid – 11 laga, 9 kemenangan, 0 seri, 2 kekalahan, 27 gol, 10 kebobolan, selisih +17, 27 poin.
- Villarreal – 13 laga, 7 kemenangan, 2 seri, 3 kekalahan, 23 gol, 19 kebobolan, selisih +4, 34 poin.
- Real Sociedad – 12 laga, 6 kemenangan, 3 seri, 2 kekalahan, 23 gol, 20 kebobolan, selisih +3, 21 poin.
- Atletico Madrid – 11 laga, 6 kemenangan, 2 seri, 1 kekalahan, 16 gol, 12 kebobolan, selisih +4, 20 poin.
- Girona – 12 laga, 5 kemenangan, 4 seri, 1 kekalahan, 16 gol, 11 kebobolan, selisih +5, 19 poin.
- Osasuna – 12 laga, 5 kemenangan, 4 seri, 1 kekalahan, 17 gol, 15 kebobolan, selisih +2, 19 poin.
- Valencia – 12 laga, 6 kemenangan, 1 seri, 5 kekalahan, 16 gol, 10 kebobolan, selisih +6, 19 poin.
- Celta Vigo – 12 laga, 5 kemenangan, 3 seri, 4 kekalahan, 21 gol, 16 kebobolan, selisih +5, 18 poin.
- Getafe – 12 laga, 5 kemenangan, 3 seri, 4 kekalahan, 12 gol, 9 kebobolan, selisih +3, 18 poin.
- Levante – 13 laga, 4 kemenangan, 5 seri, 4 kekalahan, 17 gol, 19 kebobolan, selisih -2, 12 poin.
- Real Betis – 12 laga, 4 kemenangan, 4 seri, 4 kekalahan, 15 gol, 18 kebobolan, selisih -3, 13 poin.
- Athletic Club – 11 laga, 4 kemenangan, 3 seri, 4 kekalahan, 16 gol, 17 kebobolan, selisih -1, 15 poin.
- Rayo Vallecano – 12 laga, 3 kemenangan, 5 seri, 4 kekalahan, 15 gol, 15 kebobolan, selisih 0, 15 poin.
- Alavés – 12 laga, 3 kemenangan, 4 seri, 5 kekalahan, 16 gol, 21 kebobolan, selisih -5, 13 poin.
- Sevilla – 12 laga, 2 kemenangan, 5 seri, 5 kekalahan, 13 gol, 23 kebobolan, selisih -10, 11 poin.
- Mallorca – 12 laga, 3 kemenangan, 1 seri, 8 kekalahan, 15 gol, 23 kebobolan, selisih -8, 10 poin.
- Real Oviedo – 12 laga, 2 kemenangan, 4 seri, 6 kekalahan, 13 gol, 22 kebobolan, selisih -10, 9 poin.
- Elche – 12 laga, 1 kemenangan, 4 seri, 7 kekalahan, 15 gol, 26 kebobolan, selisih -11, 7 poin.
- Espanyol – 12 laga, 0 kemenangan, 4 seri, 8 kekalahan, 14 gol, 27 kebobolan, selisih -13, 4 poin.
Statistik ini menegaskan bahwa Barcelona masih memimpin klasemen Liga Spanyol musim 2025/2026 dengan 73 poin, sementara Real Madrid berada di posisi kedua dengan 69 poin. Perbedaan 4 poin di akhir musim sebelumnya menunjukkan bahwa keunggulan Barcelona di awal tahun 2026 dapat menjadi faktor penentu di akhir musim nanti.
Kesimpulannya, meski dua klub ini menampilkan angka yang sangat mirip, perbedaan kecil di lini pertahanan dan serangan dapat mempengaruhi hasil akhir. Performa yang konsisten dari kedua tim menandakan persaingan yang akan tetap ketat di sisa musim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
