Barcelona Capai Kata Sepakat dengan Dortmund untuk Adeyemi
Gambar atau konten salah?
Barcelona hampir pasti mendapatkan Karim Adeyemi. Klub asal Catalan itu telah mencapai kesepakatan transfer dengan Borussia Dortmund untuk pemain sayap asal Jerman tersebut.
Menurut laporan yang beredar, Barcelona bersedia membayar di muka sebesar 22 juta euro, atau sekitar Rp 500 miliar, untuk mengamankan tanda tangan Adeyemi. Selain biaya transfer, ada beberapa klausul tambahan yang disertakan dalam kesepakatan ini. Salah satunya adalah persentase dari hasil penjualan pemain di masa depan.
Meski begitu, kesepakatan ini belum sepenuhnya final. Masih ada beberapa dokumen yang harus diselesaikan. Deco, Direktur Olahraga Barcelona, melakukan negosiasi dengan perwakilan Dortmund sambil menonton pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Barcelona sangat membutuhkan pemain seperti Adeyemi. Mereka ingin menambah kekuatan baru di lini serang, terutama di sektor sayap. Klub baru saja kehilangan Marcus Rashford yang tidak dipermanenkan. Selain itu, mereka juga berencana melepas Ferran Torres, Roony Bardghji, dan Raphinha.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan Barcelona. Statistik Adeyemi tidak terlalu mentereng untuk pemain muda potensial sepertinya. Sejak dibeli Dortmund dari RB Leipzig pada tahun 2022, ia hanya mencetak 36 gol dan 25 assist dari 146 penampilan. Cedera juga menjadi musuh utama Adeyemi. Ia sering bolak-balik ke ruang perawatan.
Adeyemi menjadi pembelian kedua Barcelona pada musim panas ini, setelah Anthony Gordon. Transfer ini menunjukkan bahwa Barcelona serius membangun kembali skuad mereka untuk musim depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
