Barcelona Dihukum Kartu Merah, Atletico Laju ke Semifinal
Gambar atau konten salah?
Barcelona kembali menelan kartu merah saat menaklukkan Atletico Madrid 2‑1 di leg kedua perempat final Liga Champions. Pertandingan berlangsung di Stadion Metropolitano pada Rabu, 15 April 2024, dini hari WIB.
Di babak pertama, dua gol pertama datang lewat Lamine Yamal dan Ferran Torres dalam 25 menit pertama. Namun, Barcelona kebobolan lewat gol Ademola Lookman pada menit ke‑31. Meskipun unggul 2‑1, kemenangan tidak cukup karena Atletico masih memimpin agregat 3‑2 berkat kemenangan 2‑0 pada leg pertama di Camp Nou pekan lalu.
Barcelona berusaha mencetak gol ketiga, namun gagal. Torres sempat membobol gawang Juan Musso pada menit ke‑55, namun gol tersebut dianulir wasit karena offside. Lebih lanjut, petaka datang ketika Eric Garcia menjatuhkan Alexander Sorloth dari belakang sekitar 15 menit sebelum waktu normal berakhir. Garcia dianggap menghalangi peluang bersih Atletico, sehingga wasit memberinya kartu merah setelah meninjau tayangan ulang.
Ini menjadi kartu merah kedua bagi Barcelona dalam dua pertemuan melawan Atletico. Pada leg pertama, Pau Cubarsi diusir wasit karena menjatuhkan Giuliano Simeone dari belakang. Situasi sama: menjadi bek terakhir. Saat itu, Barcelona kebobolan dua gol karena bermain dengan 10 orang. Sekarang mereka gagal mencetak gol tambahan akibat kekurangan pemain.
“Atletico adalah tim yang bermain bagus dan tahu bagaimana cara menyulitkan kami. Mereka memanfaatkan pressing kami yang telat. Tapi kemudian kami memiliki peluang lain,” ujar pemain Barcelona Dani Olmo usai laga, dikutip Marca. “Lalu ada keputusan yang dipertanyakan seperti penalti dan kartu merah (Garcia), dengan Jules (Kounde) tepat di sebelah kami. Itu bukan alasan, dan kami harus terus meningkatkan diri. Kami masih sangat muda, dan kami akan bangkit kembali dan memenanginya,” tambah Olmo.
Keputusan kartu merah membuat Barcelona harus bermain 10 pemain. Meskipun keputusan itu sulit diterima, ini menjadi pelajaran bagi Barcelona yang masih didominasi oleh pemain muda. Dengan agregat 3‑2, Atletico melaju ke semifinal Liga Champions, sementara Barcelona harus mencari cara untuk bangkit kembali di kompetisi berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
