Bayi Gajah Sumatera Lahir di Lembah Hijau, Berat 123 Kg
Gambar atau konten salah?
Di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung, kabar gembira kembali muncul. Setelah merayakan kelahiran dua bayi harimau Sumatera, kebun binatang ini menambah keluarga satwa dengan lahirnya seekor bayi gajah Sumatera betina.
Meski masih bayi, gajah bernama Bocil tidak kecil. Saat lahir, beratnya mencapai 123 kilogram. Bayi ini lahir pada 5 Juni 2026 pukul 02.51 WIB dari pasangan indukan Mega (27 tahun) dan Aris (29 tahun). Kelahiran berlangsung normal dan menjadi kabar bahagia bagi upaya konservasi satwa langka di Lampung.
Manager Taman Satwa Lembah Hijau Lampung, Rasyid Ibransyah, menegaskan kondisi indukan dan bayi gajah saat ini sehat. Ia juga mengatakan bahwa tim mahout serta tenaga medis terus memantau mereka.
“Alhamdulillah telah lahir kembali bayi gajah Sumatera dari pasangan indukan Mega dan Aris di Lembah Hijau. Kondisi indukan dan bayi gajah sehat. Saat lahir berat bayi gajah bernama Bocil ini mencapai 123 kg,” kata Rasyid dalam keterangannya, Jumat (5 Juni 2026).
Ini merupakan kelahiran kedua anak gajah dari pasangan Mega dan Aris di Lembah Hijau. Sebelumnya, keduanya juga dikaruniai seekor anak gajah jantan bernama Rawana yang lahir pada 7 Agustus 2022. Kelahiran tersebut menambah daftar keberhasilan program konservasi di Lembah Hijau. Beberapa bulan sebelumnya, tepat pada 14 Februari 2026, lembaga konservasi itu juga sukses menyambut kelahiran dua ekor harimau Sumatera.
Rasyid menambahkan bahwa kelahiran bayi gajah ini mencatatkan sejarah tersendiri. Ia menyebut kelahiran gajah Sumatera secara ex‑situ atau di luar habitat alami di Lembah Hijau merupakan yang pertama terjadi di kebun binatang se‑Sumatera.
“Kelahiran bayi gajah Sumatera di ex‑situ di Lembah Hijau ini adalah yang pertama di kebun binatang di Sumatera,” ujarnya.
Rasyid berharap kelahiran satwa endemik tersebut menjadi angin segar bagi upaya pelestarian gajah Sumatera yang populasinya terus menghadapi berbagai ancaman di alam liar. Ia menutup pernyataannya dengan harapan.
“Kami berharap kelahiran ini menjadi kabar baik bagi konservasi gajah Sumatera dan memberikan optimisme terhadap keberlanjutan populasinya di masa mendatang,” pungkasnya.
Dengan kelahiran Bocil, Lembah Hijau menegaskan komitmennya dalam mendukung kelangsungan spesies gajah Sumatera. Keberhasilan ini menandai langkah penting dalam upaya melestarikan satwa langka di wilayah ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
