Bek Tengah Modern: Elkan Baggott dan Harapan Timnas
Gambar atau konten salah?
John Herdman menegaskan bahwa bek di era sepakbola modern tidak hanya bertugas bertahan, melainkan juga aktif membantu serangan. Ia menyampaikan hal ini saat sesi jumpa pers di GBK, Jakarta pada 26 Maret 2024.
Wartawan menanyakan tentang peran Elkan Baggott yang kembali ke Timnas Indonesia. Herdman menjawab bahwa di Inggris, bek tengah biasanya aktif naik ke lini depan. Ia mencontohkan pengalaman Elkan di Championship bersama Ipswich.
“We need a centre‑back who is brave enough to lift the play, who wants to break the defence with his passes. That’s what teams in England do,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya kekuatan fisik. “Sure, physical strength is needed. I think Elkan has that unique physical profile (for the game) in Asia and can help us in the future,” tambahnya.
Peran bek tengah di liga-liga Eropa kini lebih luas. Mereka sering menjadi kunci dalam memulai serangan, bahkan menanduk bola dari situasi sepak pojok. Elkan Baggott menjadi contoh konkret bahwa bek tengah bisa berkontribusi lebih dari sekadar bertahan.
Selain Elkan, banyak pemain Timnas Indonesia yang bermain di Eropa. Herdman berharap mereka dapat menyalurkan ilmu dan pengalaman yang didapat ke rekan-rekan lokal. Dengan begitu, kualitas bek Indonesia dapat meningkat dan lebih agresif di lapangan.
Kesimpulannya, peran bek tengah kini menuntut kemampuan menyerang dan fisik yang kuat. John Herdman berharap pemain Indonesia yang berkarier di Eropa dapat membawa semangat dan teknik baru ke tim nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
