Belgia Hajar AS 4-1, Pochettino Akui Timnya Buruk
Gambar atau konten salah?
Tim nasional Amerika Serikat harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor telak 1-4 di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di Seattle Stadium pada Selasa, 7 Juli 2026 pagi WIB. Belgia tampil dominan sejak awal.
Empat gol Belgia lahir dari brace Charles De Ketelaere, satu gol Hans Vanaken, dan satu gol Romelu Lukaku. Sementara satu-satunya gol balasan Amerika Serikat dicetak Timothy Tillman melalui tendangan bebas.
Sempat ada harapan bagi Amerika Serikat. Tillman menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tapi sundulan De Ketelaere yang menjadi gol keduanya membuat Belgia unggul 2-1 saat turun minum.
Babak kedua, Amerika Serikat terus menekan. Sayang, kesalahan mahal kiper Matt Freese yang gagal membuang bola dimanfaatkan Vanaken untuk mencetak gol. Lukaku kemudian memastikan kemenangan Belgia lewat gol di masa injury time.
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, tidak mau mencari-cari alasan. Ia mengakui timnya tampil buruk pada hari itu.
"Kami tidak main bagus hari ini dan saya tidak mau banyak beralasan," tegas Pochettino. "Kami tidak bermain seperti sebelumnya. Kami harus menerima kenyataan ini. Inilah Piala Dunia, kami kandas dan tidak ada kesempatan kedua."
Dalam 12 kali partisipasi di Piala Dunia, prestasi terbaik Amerika Serikat terjadi pada edisi perdana tahun 1930. Saat itu mereka finis di posisi ketiga. Setelahnya, Amerika Serikat tidak pernah melangkah ke babak tertinggi. Pada edisi 2002 mereka mencapai perempatfinal, itu sudah menjadi pencapaian terbaik. Sisanya, mereka gugur di fase grup dan empat kali terhenti di babak 16 besar.
"Sebelum Piala Dunia, banyak orang yang tidak yakin dengan kami. Namun, kami bisa capai babak 16 besar dan melawan tim besar Belgia," jelas Pochettino. "Kami setelah ini akan beristirahat dan selanjutnya melihat bagaimana langkah federasi."
Pochettino menyampaikan pernyataan itu saat ditanya soal kemungkinan dirinya dipecat dari kursi pelatih. Amerika Serikat kembali gagal melampaui babak 16 besar, sebuah fase yang sudah beberapa kali menjadi tembok bagi mereka di turnamen sepak bola terbesar dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
