Bernardo Silva: Pilih Barcelona atau Batal, Fokus Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Bernardo Silva belum memutuskan langkah kariernya ke depan. Pemain bintang Portugal ini diperkirakan akan memilih Barcelona meski masih ada opsi lain.
Setelah meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026, Bernardo menjadi target utama klub-klub besar. Juventus, Atletico Madrid, dan Barcelona semua mengincar namanya. Ia menolak tawaran merumput di Italia, sehingga pilihan akhirnya terbatas pada dua klub Spanyol.
Agennya, Jorge Mendes, baru-baru ini menyatakan bahwa keputusan akan diambil setelah Bernardo memperkuat timnas Portugal di Piala Dunia 2026. Ia juga menegaskan dua syarat yang harus dipenuhi klub untuk mendapat jasa pemain ini.
"Aku belum membuat keputusan. Aku ingin berada di klub yang menginginkanku, itu sudah jelas. Sebuah klub di mana aku merasa aku akan berguna," kata Bernardo, yang berusia 31 tahun.
Ketika ditanya apakah bergabung dengan Barcelona masih menjadi mimpinya, ia menjawab: "Aku enggak akan menjawab pertanyaan itu karena aku enggak tahu aku akan berakhir di mana."
Ia menambahkan: "Itu kan sebuah opsi yang aku miliki, tapi aku belum membuat keputusan. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi," jelasnya.
Sehingga, Bernardo tampak lebih fokus pada Piala Dunia 2026. Setelah mengalahkan Chile 2-1 di laga uji coba malam lalu, Portugal dijadwalkan melakukan pemanasan terakhir melawan Nigeria pada 11 Juni 2026 sebelum memulai turnamen melawan Kongo pada 18 Juni 2026.
Dengan situasi ini, Bernardo Silva tetap menjaga opsi terbuka sambil mempersiapkan diri untuk kompetisi internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
