Bernardo Silva Tetap Manchester City, Kebahagiaan di Treble
Gambar atau konten salah?
Bernardo Silva pernah mengakui bahwa ia pernah memikirkan untuk meninggalkan Manchester City. Sejak bergabung dari AS Monaco pada musim panas 2017, ia menjadi bagian penting dari kesuksesan klub di Inggris dan Eropa.
Selama berada di Etihad, ia menorehkan 19 trofi juara, termasuk enam gelar Premier League, dua Piala FA, dan satu Liga Champions. Pada tahun 2023, ia turut serta dalam skuad yang meraih treble pertama klub.
Namun, di balik pencapaian tersebut, Bernardo pernah merasa sulit beradaptasi dengan kehidupan di Inggris. Ia berkata, “Kemudian, ada sisi lain di dalam hidupku, ini beda karena aku bukannya bilang aku tidak menyukainya, tapi secara budaya ini bukan yang 100 persen persis ingin kujalani di dalam hidupku,” ucap dia dalam sebuah siniar Manchester City.
Ia menambahkan, “Jadi di beberapa momen, terutama ketika Anda tidak merasa sebahagia seperti yang Anda harapkan. Sebelum aku bertemu istriku, aku sendirian di Manchester selama beberapa waktu yang membuat aku merasa tidak bahagia dengan diriku sendiri.”
Bernardo menegaskan bahwa pemikiran pergi bukan karena ia tidak menyukai klub—yang pastinya sangat kusayangi—melainkan karena sisi lain di dalam hidupnya. Ia menulis, “Dan aku sudah pasti banyak memikirkan tentang pergi, bukan karena aku tidak menyukai klub -- yang pastinya sangat kusayangi -- melainkan karena sisi lain di dalam hidupku. Pada akhirnya, itu tidak terjadi sih. Aku benar-benar senang karena tidak terjadi!”
Ia juga menekankan betapa pentingnya kesempatan yang masih ada di klub. Ia menyatakan, “Aku sangat senang karena aku akan mungkin kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kenangan treble, (gelar Premier League-red) empat berturut-turut, bahkan sekarang, kenangan-kenangan itu, kesempatan jadi seorang kapten, menjadi pemimpin tim dan meneruskan semua pengalaman ini kepada pemain-pemain muda dan berusaha menempatkan klub ke tempat yang seharusnya,” cetus Bernardo Silva.
Kesimpulannya, keputusan Bernardo untuk tetap di Manchester City didorong oleh rasa kebahagiaan, dukungan pribadi, dan keinginan untuk memimpin serta mentransfer pengalaman kepada generasi berikutnya, menegaskan pentingnya faktor kebersamaan dalam karier seorang pemain sepak bola.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
