Biawak Laut Raksasa Sukawas Terlihat di Pangandaran

Kartika D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 40 dibaca
Bisik.id
Biawak Laut Raksasa Sukawas Terlihat di Pangandaran

Gambar atau konten salah?

Pangandaran, di pantai timur Jawa Barat, matahari terik menembus hamparan pasir. Di tengah panas itu, seekor biawak laut raksasa berukuran 1,5 meter kembali muncul di depan mata warga.

Biawak ini dikenal dengan nama Sukawas. Ia berjenis kelamin jantan, panjang 170 cm dan berat 45 kilogram. Meskipun ukurannya besar, ia tidak seberbahaya buaya. Ia lebih sering terlihat diam di saluran pembuangan bekas ikan, berperan sebagai pemakan limbah ikan dan jeroan ikan yang tidak terpakai.

Para nelayan di wilayah ini memandang Sukawas sebagai penjaga kawasan. Ia tidak menakutkan, malah sering muncul saat cuaca panas, menambah keunikan di antara fauna laut setempat.

Keberadaannya biasanya terjadi pada pagi dan sore hari, namun kali ini ia muncul di tengah siang. Menurut Satimin, warga setempat, kondisi cuaca yang sangat panas menjadi penyebabnya.

“Udah lama itu, lihat aja ukuran biawaknya gede,” ucap Satimin, pada Selasa (21 April 2026), menambahkan bahwa ia sudah lama menghuni saluran pembuangan ikan.

Kepala BKSDA Pangandaran, Kusnadi, menjelaskan bahwa di kawasan cagar alam terdapat banyak biawak laut yang hidup dekat pesisir pantai timur. Ia menyatakan bahwa biawak biasanya sembunyi di dekat goa dan karang-karang.

“Karena mungkin berlimpah bahan makannya. Banyak sih disiti bukan Sukawas saja si biyawak besar. Kalo dilihat mereka juga disana berkembang biak,” kata Kusnadi, menegaskan bahwa Sukawas sudah lama berdiam di saluran pembuangan ikan yang tidak terpakai.

Dengan pola hidupnya yang unik, Sukawas menjadi bagian penting dalam ekosistem lokal. Ia membantu mengurangi sampah organik di laut, sekaligus menjadi ikon bagi penduduk setempat yang mengenalnya sejak lama.

Keberadaan biawak ini menambah warna alam Pangandaran, menunjukkan betapa hidup di pantai dapat dipenuhi oleh makhluk yang tidak biasa namun penting bagi keseimbangan lingkungan.

PangandaranBiawak LautSukawasCagar AlamEkosistem LautLimbah IkanPantai Timur Jawa Barat

Komentar

Memuat komentar...