Biawak Masuk Gerai BreadTalk, Pelanggan Tangkap di Singapura
Gambar atau konten salah?
1 Juni 2024 menandai kejadian tak biasa di gerai BreadTalk Waterway Point, Singapura. Seekor biawak masuk ke dalam toko roti dan membuat pengunjung serta staf terkejut.
Insiden terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Seorang pelanggan bernama Joyce, bersama temannya, melihat biawak berukuran besar berada di area rak roti. Hewan reptil itu bahkan sempat berada di dekat produk roti yang dijual.
Joyce membagikan momen tersebut di media sosial. Ia menyebut staf toko tidak berani menangani langsung hewan tersebut. “Staf tidak berani menangkapnya, jadi teman saya yang membantu,” ujar Joyce.
Beberapa pelanggan lain tetap melakukan transaksi seperti biasa meskipun situasi tersebut terjadi di dalam toko. Joyce sendiri memilih tidak membawa pulang roti yang sudah dibeli sebelumnya.
“Kami bilang sudah tidak mau roti yang baru kami beli. Tapi pihak toko bilang tidak bisa memberikan refund dan menyuruh kami memilih item lain,” kata Joyce.
Pihak BreadTalk kemudian memberikan klarifikasi. Mereka menjelaskan bahwa biawak kemungkinan besar masuk dari lingkungan sekitar. “Kami mengetahui ada seekor biawak kecil yang masuk ke dalam toko, kemungkinan berasal dari fauna di sekitar area,” ujar perwakilan perusahaan.
Setelah kejadian, staf segera mengamankan area untuk memastikan keamanan dan kebersihan pelanggan. Seorang pelanggan sukarela membantu menangkap biawak tersebut menggunakan penjepit dan kantong plastik, lalu menyerahkannya ke petugas keamanan gedung.
Pihak BreadTalk menyampaikan apresiasi atas keberanian pelanggan tersebut. “Kami berterima kasih kepada pelanggan yang berani ini atas bantuan cepatnya,” lanjut pernyataan resmi.
Setelah lizard ditangkap, seluruh produk di area terdampak langsung dibuang. Toko juga dibersihkan dan disterilkan secara menyeluruh untuk menjaga keamanan pangan.
Perusahaan menegaskan akan meningkatkan frekuensi pemeriksaan pest control di seluruh gerainya.
Kejadian ini menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap hewan liar di lingkungan komersial. Meskipun situasi menjadi mengganggu, respon cepat dari pelanggan dan staf membantu mencegah potensi bahaya bagi konsumen. Dengan tindakan pembersihan dan peningkatan pengawasan, gerai berupaya memastikan pengalaman berbelanja tetap aman bagi semua pengunjung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kusuka Kembali di Jakarta Fair 2026, Hadir Tas Edisi Spesial
Warung Nasi Lemak di Sungai Bayor: 30 Tahun Harga Tetap 4 Ribu
Belong Coffee di Klungkung Viral Tanpa Influencer, Menjadi Destinasi Keluarga
Nasi Bakar Liwet Derajat Jadi Trend Ciledug Tangerang
Jamie Tan MasterChef: Roti Canai Metode Kontroversial
SU MA Jakarta Selenggarakan ‘Passage’ dengan Chef Baru
Berita Terbaru
Musi Banyuasin Jadi Pusat Koordinasi Pencegahan Karhutla 2026
Mitos Malam 1 Suro: Tradisi Jawa dan Pandangan Islam
Tri Hariadi Kembali Cita‑Cita Sekda Tulungagung Pemecatan
Roberto Carlos Siap Saksikan Messi di Piala Dunia 2026
XLSmart Luncurkan AI ESTA Eco & Vision di Bravo 500 Summit
Mi Instan: Beban Sodium dan Risiko Metabolik pada Konsumen
Bupati Empat Lawang Tegaskan Anti KKN, Panggil Warga Awasi
Temuan Kepingan Emas di Candi Losari, Fokus Eksplorasi Baru
