Bintan Terpaksa Tanpa Air Bersih, PDAM Kirim 300 Ton

Lia N. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 60 dibaca
Bisik.id
Bintan Terpaksa Tanpa Air Bersih, PDAM Kirim 300 Ton

Gambar atau konten salah?

24.479 kepala keluarga di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, terpaksa hidup tanpa air bersih. Kekeringan menurunkan volume empat waduk utama yang selama ini menjadi sumber baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Beberapa waduk bahkan dilaporkan mengering, membuat warga kesulitan mendapatkan air.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengonfirmasi bahwa pemerintah daerah sudah menyalurkan ratusan ton air bersih kepada warga terdampak. Ia menambahkan, “Kemarin dan hari ini kita terus salurkan air bersih. Semua OPD kita porsikan minimal 10 ton air bersih, jadi dua hari ini nanti hampir 300 ton air bersih yang kita salurkan,” ujarnya pada 27 Maret 2026. Penyaluran ini melibatkan semua lembaga pemerintah daerah (OPD) yang masing-masing menerima setidaknya sepuluh ton.

Setelah penyaluran pertama, Roby menjelaskan rencana evaluasi. Ia berkata, “Setelah penyaluran hari ini, kita evaluasi lagi dan kemungkinan akan dilakukan penyaluran lagi secara bertahap. Prinsipnya kita lihat skala prioritas, wilayah mana yang paling terdampak dan harus segera disalurkan.”

Roby menegaskan pentingnya koordinasi di lapangan. “Kami minta bantu koordinir di lapangan. Pastikan warga yang memang membutuhkan benar-benar mendapatkan. Tantangan besar ini harus kita jawab dengan tindakan konkret dan kolaborasi bersama,” tambahnya. Ia memanggil lurah, kepala desa, hingga RT/RW untuk membantu distribusi tepat sasaran.

Langkah penyaluran air bersih ini dianggap solusi tercepat sementara pemerintah menyiapkan strategi jangka panjang mengatasi krisis air. Drought di Bintan menyoroti ketergantungan pada waduk dan kebutuhan koordinasi lintas lembaga untuk meminimalkan dampak pada masyarakat.

kekeringanwadukair bersihPDAMBintankoordinasipenyaluran

Komentar

Memuat komentar...