BMKG Prediksi Hujan Sedang di Jawa Tengah 22/05/26
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengumumkan bahwa beberapa wilayah di Jawa Tengah akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga ringan pada 22 Mei 2026. Prakiraan ini berlaku dari pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.
Menurut Risca Maulida, “Pagi cerah berawan hingga berawan. Siang/sore hingga awal malam umumnya berawan, berpotensi hujan ringan hingga sedang yang tersebar tidak merata dengan waktu yang bervariasi,” ia menyatakan dalam keterangan tertulis.
Hujan di beberapa daerah diprediksi akan menjadi sedang hingga lebat, namun berlangsung singkat. Kondisi ini dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di daerah pegunungan, dataran tinggi, pantura tengah‑barat, serta sebagian wilayah Solo Raya dan sekitarnya.
Risca juga mengimbau masyarakat untuk “Waspada potensi bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, dll,” ia menambahkan. Waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor sangat penting di wilayah yang rawan.
Untuk kondisi suhu, BMKG memperkirakan suhu udara di Jawa Tengah berkisar antara 18–32 derajat Celcius dengan kelembaban udara antara 60–95 persen.
Hujan sedang‑lebat diprediksi di:
- Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Ungaran, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Majenang, dan Ambarawa.
Hujan ringan‑sedang diprediksi di:
Dengan perkiraan ini, masyarakat di Jawa Tengah diharapkan dapat menyiapkan diri menghadapi kemungkinan hujan dan risiko hidrometeorologi yang mungkin terjadi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz