Borneo FC Hadapi Semen Padang, Persib Posisinya Tertahan
Gambar atau konten salah?
Di tengah persaingan yang semakin ketat, Borneo FC Samarinda terus menekan Persib Bandung dalam pencarian gelar juara Super League 2025/2026. Dengan selisih poin hanya dua, posisi kedua dan pertama semakin dekat.
Hingga kini, Borneo FC mengumpulkan 63 poin, hanya dua poin di belakang Persib yang memimpin klasemen dengan 65 poin. Setiap pertandingan menjadi peluang penting bagi kedua tim.
Peran penting datang dari jadwal berikutnya. Borneo FC akan menjuarai Semen Padang FC pada pekan ke-29 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Stadion Segiri. Manajemen klub mengajak suporter untuk mengisi stadion demi memberi dorongan moral bagi tim.
“Dengan adanya perubahan jadwal melawan Semen Padang awalnya sore pukul 16.30 WITA digeser di pukul 20.00 WITA saya minta dengan sangat masyarakat dan suporter Samarinda untuk memenuhi Stadion Segiri pada Sabtu (25/4) malam karena perjuangan ini betul-betul harus bersama-sama,” kata Manajer Borneo, Dandri Dauri.
Dandri menilai bahwa kehadiran suporter secara langsung memberikan dampak signifikan pada performa tim di lapangan. Ia mengingat kemenangan tandang sebelumnya di Parepare, di mana dukungan suporter membantu tim meraih tiga poin.
“Terbukti teman-teman yang ke Parepare membantu energi tim untuk membantu meraih 3 poin. Dan saya berharap dengan melawan Semen Padang pada malam hari,” ujar Dandri. Ia menegaskan, “Saya meminta tak ada alasan bagi kita untuk sama-sama mengawal tim kebanggaan Kaltim. Kami sama-sama menjaga marwah Kalimantan Timur dalam meraih kemenangan demi kemenangan.”
Tak hanya dukungan suporter, Borneo FC juga menunjukkan performa stabil. Dalam tujuh pertandingan terakhir, Pemain Etam tidak terkalahkan. Rangkaian hasil positif ini menjaga peluang Borneo tetap terbuka dalam perburuan gelar dan menambah tekanan pada Persib di puncak klasemen.
Dengan selisih poin yang tipis dan dukungan penuh suporter, laga kontra Semen Padang dapat menjadi penentu arah persaingan juara musim ini. Kemenangan atau kekalahan di malam hari ini akan memengaruhi dinamika klasemen, menambah ketegangan bagi kedua tim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
