BPOM Perluas Vaksin Campak: Kini Dapat Diberikan pada Dewasa, Target Nakes
Gambar atau konten salah?
Di Makassar, BPOM RI mengumumkan bahwa vaksin campak kini dapat diberikan kepada orang dewasa. Keputusan ini bertujuan menekan potensi penularan campak yang masih meluas di Indonesia.
“BPOM RI secara resmi memperluas penggunaan izin edar, memperluas indikasi penggunaan vaksin campak Bio Farma bagi kelompok dewasa yang berisiko campak, keputusan ini diambil sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan Indonesia,” tegas Taruna Ikrar, Rabu, 08 April 2026.
Proses pengesahan tidak terjadi secara tiba‑tiba. BPOM RI melakukan konsultasi langsung dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berkoordinasi dengan komite nasional ahli penilai obat. Langkah ini memastikan keputusan didukung oleh analisis independen dan data uji klinik lengkap.
Hasil evaluasi tersebut menghasilkan persetujuan resmi pada 07 April 2026. BPOM RI menetapkan bahwa vaksin campak Bio Farma dapat digunakan untuk dewasa yang berisiko sakit campak.
“Mudah‑mudahan ini bisa menjadi langkah campak tidak semakin meluas, karena sekarang tidak hanya untuk anak‑anak, tetapi juga orang dewasa. Khususnya untuk kelompok nakes dan masyarakat yang berisiko,” lanjut Taruna Ikrar.
Di Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat empat daerah masuk kategori kejadian luar biasa (KLB) penularan campak. Daerah tersebut yakni:
- Kota Makassar
- Sinjai
- Luwu
- Wajo
Jumlah kasus campak di Sulsel sampai tanggal 08 April 2026 mencapai 169, tersebar di beberapa kabupaten kota. Daerah yang melaporkan KLB adalah Kota Makassar, Sinjai, Luwu, dan Wajo.
“Evi tidak menyebutkan secara merinci jumlah orang positif dan suspek campak di masing‑masing daerah tersebut. Namun, dia menyebut Sinjai dengan kasus positif dan suspek tertinggi,” ujar Evi Mustikawati Arifin, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel.
“Karena kasusnya itu sampai dengan 08 April, Sinjai melaporkan ada suspek 59 orang. Yang positif ada 3, tapi suspek‑nya cukup tinggi,” tambahnya.
“Dia mengaku sudah menerbitkan surat edaran tentang kewaspadaan dini terhadap kasus campak di Sulsel. Daerah dengan status KLB campak menjadi perhatian khusus Dinkes Sulsel,” jelas Evi Mustikawati Arifin.
“Kami tadi sudah sampaikan terkait adanya kebijakan dan yang kedua adalah kami sudah melakukan pembinaan melalui virtual zoom meeting terhadap semua kabupaten yang saya sebutkan tadi untuk melakukan langkah‑langkah strategis dan percepatan,” tambahnya.
Perluasan indikasi vaksin campak dewasa merupakan langkah konkret pemerintah untuk memperkuat ketahanan kesehatan. Dengan melibatkan tenaga kesehatan dan masyarakat berisiko, diharapkan penularan campak dapat ditekan lebih efektif, menandai komitmen berkelanjutan terhadap kesehatan masyarakat Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
