BPS RI Adakan Webinar Analisis Statistik & AI 23 Juni
Gambar atau konten salah?
Sudah berjam‑jam di depan laptop, output SPSS muncul, namun masih bingung menulis BAB 4. Masalah ini tidak hanya dialami mahasiswa, tapi juga peneliti dan dosen. Menulis BAB 4 bukan sekadar menyalin angka; itu tentang memahami makna angka dalam konteks penelitian.
Perbedaan utama antara membaca dan menginterpretasi output statistik sering terlewat. Membaca berarti melihat nilai t, F, R‑square, dan sig. Menginterpretasi berarti menjelaskan apa arti nilai‑nilai tersebut bagi penelitian Anda. Banyak yang mahir membuka SPSS, namun berhenti di situ karena tidak tahu cara menghubungkan angka dengan narasi ilmiah yang valid.
Kesalahan interpretasi yang sering muncul meliputi salah membaca arah hubungan, mengabaikan asumsi regresi, dan mencampuradukkan korelasi dengan kausalitas. Kesalahan‑kesalahan ini dapat memaksa Anda melakukan revisi berulang kali di bawah pengawasan dosen pembimbing.
Perkembangan AI tools membuka peluang baru. Dengan prompt yang tepat, output statistik dapat diubah menjadi kalimat ilmiah terstruktur. Namun, cara pakainya harus benar agar hasilnya tetap valid dan tidak asal‑asalan.
Untuk membantu, BPS RI mengadakan webinar Kupas Tuntas Analisis Korelasi dan Regresi Tanpa Frustasi. Webinar ini dipandu langsung oleh statistician BPS RI dan akan mengajarkan workflow analisis regresi menggunakan SPSS dan JAMOVI, cara membaca output statistik, serta cara mengoptimalkan AI tools untuk interpretasi hasil.
Acara ini diselenggarakan secara online via Zoom. Peserta akan menerima sertifikat nasional 12 JP, rekaman akses seumur hidup, e‑modul eksklusif, dataset praktik, dan bonus prompt AI siap pakai. Detail acara:
- Hari : Senin, 23 Juni 2026
- Waktu : 19.00‑21.30 WIB
- Lokasi : Online via Zoom
Daftar sekarang di detikevent.com sebelum kuota penuh.
Webinar ini dirancang untuk mengatasi kebingungan yang sering muncul saat menulis BAB 4. Dengan kombinasi pelatihan praktis dan penggunaan AI, peserta dapat menghasilkan narasi ilmiah yang lebih akurat dan terstruktur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
