Bruno Fernandes Rekor Assist 21, Roy Keane Kritik Menyindir

Endah K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 60 dibaca
Bisik.id
Bruno Fernandes Rekor Assist 21, Roy Keane Kritik Menyindir

Gambar atau konten salah?

Bruno Fernandes menegaskan bahwa pencapaian rekor assistnya di Premier League bukanlah sesuatu yang ia kejar. Ia memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim liga, yakni 21 kali, dan menjadi pemain dengan jumlah assist tertinggi dalam sejarah kompetisi tersebut. Rekor ini menggantikan rekor Thierry Henry dan Kevin De Bruyne yang masing‑masing mencatat 20 assist.

Setelah kemenangan Manchester United, Roy Keane mengkritik publikasi tersebut dan menyebut Fernandes sebagai “pusat ‘pertunjukan sirkus’”. Dalam sebuah komentar, Keane menulis: “Seluruh omongan setelah pertandingan itu hanya tentang assist dia. Wow, bagaimana bisa pola pikir seorang pesepakbola menuju satu pertandingan memikirkan tentang sebuah rekor individu jika itu terjadi?”

Keane kemudian menambahkan komentar di Instagram pada hari Senin, 25 Mei 2026. Ia memposting gambar seekor keledai yang meringkik dan menuliskan: “terlalu banyak perhatian membuat keledai berpikir dia adalah singa”. Banyak yang menganggapnya olok‑olok terhadap Fernandes.

Reaksi Fernandes tidak menunggu lama. Ia menuding Keane mengkritik dirinya berdasarkan kebohongan. Dalam sebuah podcast, The Diary of a CEO, Fernandes berkata: “Seperti yang selalu saya katakan, saya tidak keberatan dengan kritik. Saya selalu menerima kritik dari siapa pun dan saya tidak pernah membalas apa pun.”

Ia melanjutkan: “Orang‑orang memiliki pendapat; mereka pikir itu baik, buruk, atau apa pun. Yang tidak saya sukai adalah ketika orang berbohong tentang sesuatu dan [dalam] kasus ini yang Anda katakan tentang Roy Keane pada dasarnya adalah kebohongan karena... entah dia melihat wawancara lain atau dia tidak bisa mengatakan bahwa saya mengatakan sesuatu yang tidak pernah saya katakan dan untungnya bagi saya semuanya tercatat.”

Fernandes menegaskan: “Saya menerima kritiknya, saya mengerti dia mungkin menyukai saya sebagai pemain atau tidak, menyukai saya sebagai pribadi atau tidak. Namun yang tidak saya sukai adalah dia menaruh kata‑kata di mulut saya yang belum pernah saya ucapkan. Itu satu‑satu hal yang tidak saya sukai.”

Situasi ini menandai ketegangan baru antara dua tokoh sepak bola yang pernah bersatu di klub yang sama. Fernandes, yang kini menjadi kapten Manchester United, menegaskan bahwa rekor assistnya hanyalah statistik. Sementara Keane, mantan kapten klub, menilai publikasi tersebut sebagai sorotan berlebihan. Kedua pihak menegaskan posisi mereka tanpa mengubah fakta bahwa Fernandes telah mencatat 21 assist, angka tertinggi dalam satu musim Premier League.

Rekor tersebut menempatkan Fernandes di atas para pemain legendaris seperti Henry dan De Bruyne, menandai pencapaian penting dalam kariernya. Namun, perdebatan publik tentang rekor ini menunjukkan bagaimana statistik dapat menjadi bahan perdebatan di kalangan penggemar dan media.

Dalam konteks lebih luas, peristiwa ini menyoroti bagaimana rekor individu dapat memicu kontroversi, sekaligus memperkuat posisi pemain dalam sejarah klub. Fernandes tetap fokus pada performa tim, sementara Keane menegaskan pentingnya kejujuran dalam kritik.

Bruno FernandesRekor AssistPremier LeagueRoy KeaneManchester UnitedKontroversiKritik

Komentar

Memuat komentar...