BSI Catat 97,9% Naik Cicil Emas, Primadona Investasi

Tika M. · 2 min baca · 1 hari lalu · 8 dibaca
Bisik.id
BSI Catat 97,9% Naik Cicil Emas, Primadona Investasi

Gambar atau konten salah?

Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat pertumbuhan positif di bisnis emas hingga 30 April 2026. Cicil emas naik 97,90% year on year, mencapai Rp 16,93 triliun. Peningkatan ini menegaskan bahwa emas tetap menjadi primadona investasi yang diyakini tahan inflasi.

Di tengah dinamika ekonomi, masyarakat semakin mengerti pentingnya diversifikasi. Emas dipandang sebagai instrumen aman untuk jangka menengah dan panjang. Banyak yang memilih cara mencicil emas logam mulia, menandai minat yang terus bertambah.

“Emas masih memiliki daya tarik bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi syariah di instrumen yang aman dan diyakini tahan terhadap inflasi. Potensi inilah yang kami garap untuk memperluas jangkauan nasabah emas BSI,” ujar Direktur Sales & Distribution BSI, Anton dalam keterangan tertulis, 10 Juni 2026.

Anton menjelaskan bahwa layanan cicil emas diminati semua kalangan, mulai dari Gen Z, milenial, hingga baby boomers. Faktor-faktor yang memicu minat meliputi pilihan jangka waktu, angsuran yang disesuaikan, dan logam mulia ANTAM & BSI Gold yang menjadi daya tarik utama.

Ia menambahkan bahwa emas dapat menjadi aset untuk kebutuhan mendesak maupun jangka panjang, seperti biaya sekolah, haji, atau persiapan pernikahan di kalangan anak muda. “Untuk itu, kami menyiapkan berbagai ukuran gramase emas logam mulia mulai dari 5 gram emas hingga 100 gram,” jelas Anton.

Sebagai Bank Bulion, BSI kini bekerja sama dengan ANTAM untuk pasokan stok emas. Selama 2025, BSI menyerap lebih dari 60% porsi penjualan emas ANTAM pada kategori pihak berelasi, dan secara keseluruhan sekitar 11% penjualan emas ANTAM.

Kerja sama BSI dan ANTAM mencakup peningkatan perdagangan emas fisik Logam Mulia (LM) melalui akses digital, penguatan distribusi ritel, serta sinergi pemasaran, literasi, dan edukasi investasi emas kepada masyarakat.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa BSI terus memperluas jangkauan nasabah emas dengan menawarkan berbagai pilihan, harga, dan layanan yang disesuaikan. Keberlanjutan minat masyarakat pada emas menegaskan peran penting instrumen ini dalam strategi investasi syariah.

Bank Syariah IndonesiaemasCicil emasANTAMinvestasi syariahinflasilogam mulia

Komentar

Memuat komentar...