Bupati Sukoharjo Diciduk KPK, Suasana Kantor Lengang
Gambar atau konten salah?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Sukoharjo langsung diterbangkan ke Gedung KPK di Jakarta setelah operasi tersebut.
Jumat pagi, rumah dinas Bupati Sukoharjo di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, terlihat sepi. Beberapa mobil dan motor terparkir di halaman dalam. Di gerbang masuk, anggota Satpol PP berjaga di pos. Palang penghalang jalan ditutup rapat.
Suasana lenggang juga terlihat di Kantor Sekretariat Daerah dan Kantor Bupati Sukoharjo, yang jaraknya sekitar 2,2 kilometer dari rumah dinas. Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, tiba di kantor sekitar pukul 09.50 WIB setelah melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Jebres, Kota Solo. Setengah jam kemudian, ia kembali masuk ke mobil Toyota Fortuner dan meninggalkan kantor.
Di lingkungan Setda, sejumlah ASN tetap beraktivitas seperti biasa. Kantor Disdukcapil masih melayani masyarakat. Di gedung Menara Wijaya, aktivitas juga berjalan normal. Namun awak media tidak diizinkan naik ke lantai atas. Menurut informasi yang dihimpun, lantai 8 dan 9 sedang diperiksa oleh KPK.
Eko Sapto Purnomo merespons kabar tentang Bupati Etik Suryani yang terjaring OTT KPK. Ia meminta doa dan berharap pelayanan masyarakat tetap berjalan baik.
"Kami belum bisa matur (bicara) banyak karena kita menunggu apa sebenarnya yang menjadi poin atau perkara, persoalan apa. Kita menunggu nggih," ujar Sapto saat ditemui di Taman Makam Pahlawan dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Sukoharjo ke-80.
Mengenai roda pemerintahan, Sapto menjamin pelayanan publik dan administrasi pemerintahan tidak akan terganggu. Ia mengimbau para ASN tetap tenang bekerja.
"Kami harapkan semua bisa berjalan seperti biasanya terlebih dahulu, tetap tenang. Sekali lagi kita menunggu apa yang menjadi nanti rilis resmi atau keterangan dari KPK," kata dia.
Operasi tangkap tangan ini terjadi di tengah peringatan hari jadi Kabupaten Sukoharjo yang ke-80. Belum ada pernyataan resmi dari KPK mengenai detail kasus yang menjerat Bupati Etik Suryani dan para ASN tersebut. Publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari lembaga antirasuah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
