Calafiori: Ingin Kembali ke Roma Meski di Arsenal
Gambar atau konten salah?
Riccardo Calafiori masih menempuh kariernya di Arsenal di Inggris, tetapi ia tetap mengungkapkan keinginannya untuk kembali memperkuat AS Roma suatu hari nanti.
Bek kiri asal Italia ini memulai perjalanan profesionalnya di tim muda Roma sebelum naik ke skuad utama pada tahun 2020. Selama 3 musim, ia hanya tampil 18 kali sebelum dipinjamkan ke Genoa. Setelah itu, Calafiori bergabung dengan Basel dan kemudian dipindahkan ke Bologna untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Berusia 24 tahun, ia resmi mengenakan gawang Arsenal setelah menandatangani kontrak pada 1 Juni 2024. Hingga kini, Calafiori telah mencatat 65 penampilan di semua kompetisi dan baru saja menorehkan medali juara Premier League.
Keberhasilan Calafiori di London Utara berpotensi bertambah, karena Arsenal akan menantang Paris Saint-Germain di final liga Champions akhir pekan ini.
Ketika ditanya apakah ia ingin kembali merumput di Serie A, ia menjawab: “Enggak sekarang.”
“Salah satu alasan aku datang untuk bermain di Inggris itu kan karena hanya sedikit pemain Italia yang sukses di sini. Namun, tinggal di Italia itu rasanya tidak sama dengan tinggal di tempat lain. Dan aku punya urusan yang belum selesai di sana: Roma.”
“Saat itu aku masih muda, aku hanya sedikit bermain. Aku akan ingin kembali ke tim favoritku,” tambahnya kepada La Repubblica dan Cronache, yang dikutip Calciomercato.
Kontrak Calafiori dengan Arsenal masih berlaku hingga 1 Juni 2029.
Dengan pengalaman di liga-liga top Eropa dan tekad untuk kembali ke klub asalnya, Riccardo Calafiori tetap menjadi pemain yang menarik bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
