Carrick Coba Raih Gelar Liga Premi Sebagai Pemain & Pelatih
Gambar atau konten salah?
Michael Carrick ingin menjadi satu-satunya orang yang memenangkan Premier League sebagai pemain sekaligus pelatih. Rencana ini akan dimulai pada musim depan ketika ia akan memimpin Manchester United.
Keputusan klub untuk menetapkan Carrick sebagai pelatih didorong oleh hasil yang mengesankan selama empat bulan terakhir. Ia berhasil membawa tim menembus Liga Champions dan memperbaiki performa di level domestik.
Di bawah bimbingannya, beberapa pemain menampilkan peningkatan signifikan. Benjamin Sesko, Harry Maguire, Casemiro dan Kobbie Mainoo menjadi contoh pemain yang bangkit. Perubahan ini menambah kepercayaan klub terhadap visi Carrick.
Manchester United menandatangani kontrak baru dengan Carrick hingga tahun 2028. Selain itu, klub memberikan jaminan dana besar untuk pembelian pemain pada periode transfer musim panas. Carrick menyatakan tekadnya untuk memanfaatkan dukungan ini sebaik mungkin.
Target utamanya adalah meraih gelar juara liga musim depan. Rekor yang belum pernah terpecahkan di Premier League adalah memenangkan liga sebagai pemain sekaligus pelatih. Carrick menekankan bahwa ia ingin mengakhiri sejarah klub dengan pencapaian tersebut.
“Saya sih mau itu! Itu misi saya dan saya harus yakin bisa melakukannya (juara liga sebagai pemain dan pelatih). Itulah target kami. Klub kami ingin jadi juara liga,” ujar Carrick seperti dikutip ESPN.
“Luar biasa sekali jika saya bisa melakukannya. Tapi melihat klub bisa mengangkat trofi dan juara liga serta bersaing di Liga Champions, itu bikin saya semangat.”
“Saya tahu seperti apa perjuangannya dan semoga saja saya bisa sedikit menularkan pengalaman itu kepada pemain sehingga mereka bisa tampil lepas, dan kami bisa tancap gas.”
Selama kariernya, Carrick menjadi bagian penting dari era emas Red Devils di bawah kepemimpinan Sir Alex Ferguson. Ia meraih lima gelar Premier League pada periode 2007 hingga 2009. Dengan pengalaman tersebut, ia berharap dapat meneruskan kesuksesan tersebut sebagai pelatih.
Kesempatan ini menempatkan Carrick pada posisi langka, di mana ia dapat menggabungkan pengalaman pemain dengan strategi pelatih. Jika berhasil, ia akan menorehkan sejarah baru bagi klub dan diri sendiri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
