CBN Gunakan AI Percakapan untuk Layanan Pelanggan
Gambar atau konten salah?
Penyedia layanan internet CBN mulai menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memperbaiki layanan pelanggan mereka. Perusahaan ini bekerja sama dengan AI Rudder untuk menghadirkan layanan purna jual yang menggunakan AI percakapan. Teknologi ini diklaim bisa mempercepat respons dan membuat penanganan pelanggan lebih efisien.
Langkah ini diambil karena interaksi pelanggan melalui berbagai saluran digital terus meningkat. Pelanggan tidak hanya menginginkan koneksi internet yang cepat, tetapi juga layanan yang responsif, mudah dijangkau, dan tersedia kapan saja.
Commerce Director CBN Dedy Handoko mengatakan kebutuhan pelanggan sudah berubah. Menurutnya, pengalaman digital kini menjadi faktor penting, bukan hanya kualitas koneksi internet.
"Ke depannya, internet tidak lagi ditentukan semata oleh kecepatan koneksi, tetapi oleh kemampuan menghadirkan pengalaman gaya hidup digital yang terintegrasi. Karena itu, kami menghadirkan konsep All-in-One Home Connected yang menggabungkan internet cepat, hiburan digital, keamanan digital, serta layanan pelanggan berbasis AI dalam satu layanan," ujar Dedy dalam keterangan tertulis pada Minggu, 12 Juli 2026.
Dengan teknologi conversational AI dari AI Rudder, CBN mengotomatiskan berbagai layanan pelanggan. Mulai dari menyampaikan informasi layanan, mengecek status pelanggan, hingga menangani masalah awal. Layanan ini tersedia melalui saluran suara dan saluran digital. Pelanggan bisa mendapatkan bantuan lebih cepat tanpa harus menunggu petugas.
Selain mempercepat respons, solusi AI Rudder juga dirancang agar bisa terintegrasi dengan sistem layanan yang sudah dimiliki CBN. Artinya, penerapan AI tidak perlu mengubah besar-besaran proses operasional yang sudah berjalan.
Country Director AI Rudder Indonesia Michael Ignetius Kauw mengatakan perusahaannya akan terus mengembangkan teknologi AI untuk membantu CBN meningkatkan kualitas layanan pelanggan.
"Kami berkomitmen mendukung CBN melalui teknologi AI terbaru agar dapat menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik di era digital," kata Michael.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari strategi CBN mengembangkan konsep All-in-One Home Connected. Konsep ini menggabungkan internet berkecepatan tinggi, hiburan digital, keamanan digital, dan layanan pelanggan berbasis AI dalam satu ekosistem.
Bagi AI Rudder, kerja sama ini adalah contoh nyata penggunaan conversational AI di industri penyedia layanan internet. Perusahaan menilai teknologi AI tidak lagi sekadar chatbot. AI mulai berperan membantu perusahaan meningkatkan kualitas komunikasi dengan pelanggan dan mendukung efisiensi operasional.
Tren penggunaan AI di sektor layanan pelanggan terus berkembang. Perusahaan semakin membutuhkan layanan yang lebih cepat, konsisten, dan mampu menangani volume permintaan pelanggan yang semakin besar.
Konsep All-in-One Home Connected yang ditawarkan CBN mencoba menjawab kebutuhan pelanggan modern. Dengan menggabungkan internet cepat, hiburan digital, keamanan digital, dan layanan AI dalam satu paket, perusahaan berharap bisa memberikan pengalaman digital yang lebih menyeluruh. Teknologi conversational AI dari AI Rudder menjadi tulang punggung layanan pelanggan yang lebih cepat dan efisien, tanpa harus mengubah sistem yang sudah ada.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
