Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Juli 2026
Gambar atau konten salah?
Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah memasuki tahap ketiga di bulan Juli 2026. Masyarakat perlu mengecek status penerimaan bansos PKH dan BPNT agar tahu apakah mereka mendapatkan bantuan atau tidak.
Cara mengeceknya cukup mudah. Semua bisa dilakukan secara online. Penerima tinggal membuka laman Cek Bansos milik Kementerian Sosial, lalu memasukkan nomor NIK dari KTP, dan mengikuti petunjuk yang diberikan.
Setelah itu, akan muncul tabel yang menunjukkan status bansos PKH dan BPNT. Kalau tertulis "Ya", berarti bantuan akan segera masuk ke rekening. Bagi yang masih bingung, panduan lengkapnya ada di bawah ini.
Apa itu PKH dan BPNT? PKH adalah program bantuan sosial bersyarat untuk keluarga miskin dan rentan. Sedangkan BPNT adalah bantuan pangan yang diberikan setiap bulan melalui akun elektronik. Uang di akun itu hanya bisa dipakai untuk membeli bahan pangan di e-Warong KUBE PKH atau pedagang yang bekerja sama dengan Bank Himbara.
Kedua bantuan ini disalurkan secara bertahap sepanjang tahun lewat Bank Himbara atau kantor pos. Pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan. Jadi penerima harus rutin mengecek sendiri.
Jadwal pencairan bansos PKH dan BPNT 2026 dilakukan per tahap. Tahap 1: Januari, Februari, Maret. Tahap 2: April, Mei, Juni. Tahap 3: Juli, Agustus, September. Tahap 4: Oktober, November, Desember. Proses pencairan biasanya terjadi di pekan pertama, kedua, atau keempat setiap bulan. Penerima harus terus memantau hingga status "sudah cair" muncul.
Apabila status sudah muncul, penerima bisa langsung mengambil dana di Bank Himbara atau kantor pos. Cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga. Sebelum ke sana, lebih baik cek status pencairan secara online dulu.
Aturan penerima bansos tahap kedua juga penting diketahui. Pemerintah melalui Kemensos menetapkan lebih dari 470 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru pada pencairan tahap kedua di bulan Mei 2026. KPM baru ini berasal dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).
Mereka adalah masyarakat kurang mampu atau miskin yang masuk desil 1 hingga 4, dan belum menerima bantuan di tahap pertama. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan setiap triwulan pasti ada perubahan penerima manfaat.
Nominal bansos PKH dan BPNT 2026 berbeda-beda tergantung kategori. Untuk PKH ada delapan kategori penerima dengan besaran dana per tahun dan per tahap. Ibu hamil mendapat Rp 3.000.000 per tahun (Rp 750.000 per tahap). Anak usia dini juga Rp 3.000.000 per tahun (Rp 750.000 per tahap). Siswa SD mendapat Rp 900.000 per tahun (Rp 225.000 per tahap). Siswa SMP Rp 1.500.000 per tahun (Rp 375.000 per tahap). Siswa SMA Rp 2.000.000 per tahun (Rp 500.000 per tahap).
Penyandang disabilitas berat mendapat Rp 2.400.000 per tahun (Rp 600.000 per tahap). Lanjut usia 60+ juga Rp 2.400.000 per tahun (Rp 600.000 per tahap). Korban pelanggaran HAM berat mendapatkan Rp 10.800.000 per tahun (Rp 2.700.000 per tahap).
Berbeda dengan PKH, BPNT tidak dibagi per kategori. Setiap penerima mendapat Rp 200.000 per bulan. Penyaluran dilakukan tiga bulan sekali, sehingga dalam satu kali cair totalnya Rp 600.000. Dana dikirim langsung ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan bisa dicairkan di Bank Himbara.
Panduan cek bansos online lewat website:
- Buka tautan https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan nomor NIK KTP
- Ketik 4 huruf kode yang ada di kotak kode
- Jika huruf kode kurang jelas, klik ikon untuk memperbarui kode
- Klik tombol "CARI DATA"
- Sistem akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang diinput
Panduan cek bansos lewat aplikasi: Pemerintah juga punya aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Play Store atau App Store. Caranya: buka aplikasi, pilih "Buat Akun" untuk pengguna baru, lengkapi data diri (nama lengkap, NIK, alamat, email, password), unggah swafoto dan foto KTP, lalu klik "Buat Akun Baru". Jika tidak ada data yang keliru, akun akan otomatis dibuat. Jika diminta verifikasi email, buka kotak masuk dan lakukan verifikasi. Setelah berhasil login, buka menu "Profil". Di sana akan muncul jenis bantuan yang diterima dan status penerima.
Semua proses pengecekan ini penting dilakukan secara berkala. Pemerintah tidak memberikan tanggal pasti pencairan. Penerima yang rajin mengecek akan lebih cepat tahu kapan dana masuk ke rekening.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemprov Sumsel Bentuk Satgas Berantas Mafia BBM Subsidi
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Sumsel, Duet dengan Kaesang?
Aturan MPLS 2026: Lima Hari Tanpa Perpeloncoan
Kemendikdasmen Siapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat untuk MPLS 2026
Nekat Bakar Rumah Mantan Mertua, Wanita di PALI Diamuk Warga
BMKG: Hanya Satu Wilayah Lampung Diguyur Hujan Ringan
Berita Terbaru
Resep Jasmine Milk Tea Hangat, Kreasi Minuman Kekinian
Wisatawan AS Mulai Tinggalkan Musim Panas Eropa
Gilberto Mora Lulus SMA Usai Tampil di Piala Dunia
Stadion Wibawa Mukti Kembali Dilirik Klub Liga 1
Antartika Simpan Tengkorak Wanita dari Abad 19
Pemprov Sumsel Bentuk Satgas Berantas Mafia BBM Subsidi
Trump Balas Iran, Serang Bandar Abbas dan Chabahar
Doa Rosario Kamis: Peristiwa Terang Lengkap
Gempa M5,0 Guncang Polman, Terasa hingga Makassar
