Chandra Asri dan UNTIRTA Luncurkan Program Jejak Asri
Gambar atau konten salah?
Pada hari Jumat, 12 Juni 2026, PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) meluncurkan program Jejak Asri On The Move. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi mahasiswa dalam pemilahan sampah di lingkungan kampus.
Head of Corporate Communications Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan, menegaskan bahwa pengelolaan sampah memerlukan kolaborasi lintas sektor. Ia mengatakan, “Chandra Asri Group percaya bahwa tantangan pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, industri, komunitas, hingga generasi muda. Melalui Jejak Asri, kami ingin menghadirkan ruang bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan mengambil peran sebagai agen perubahan dalam mendorong ekonomi sirkular dan praktik keberlanjutan di kehidupan sehari-hari.”
Program ini tidak hanya berupa diskusi, tetapi juga aksi nyata. Peserta diajak melakukan ‘operasi semut’, di mana mereka mengumpulkan dan memilah sampah di sekitar kampus. Kegiatan ini bertujuan memberi contoh langsung bagaimana pemilahan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari‑hari mahasiswa.
Chrysanthi menambahkan, “Melalui kombinasi edukasi dan aksi nyata, Jejak Asri On The Move diharapkan dapat memperkuat budaya pemilahan sampah di lingkungan kampus sekaligus mendorong lahirnya berbagai inisiatif keberlanjutan yang dipelopori oleh generasi muda,” tambahnya.
Deden Hery Hermawan, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UNTIRTA, menegaskan bahwa perguruan tinggi unggulan di Indonesia berupaya mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap kegiatan akademik maupun operasional. Ia menekankan pentingnya peran kampus dalam membentuk generasi yang peduli lingkungan.
Jejak Asri On The Move sejalan dengan komitmen UNTIRTA untuk mengimplementasikan konsep Green Campus. Program ini memanfaatkan fasilitas pemilahan sampah yang sudah tersedia di kampus, sehingga mahasiswa dapat memaksimalkan penggunaan fasilitas tersebut sejak dari sumber.
Deden mengungkapkan, “Kami meyakini bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kolaborasi dengan Chandra Asri Group menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat budaya keberlanjutan dan mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.
Prof. Suroso Mukti Leksono, Guru Besar Konservasi Alam UNTIRTA, menjelaskan bahwa komitmen keberlanjutan tercermin melalui berbagai inisiatif Green Campus. Ia menyebutkan bahwa UNTIRTA kini menempati peringkat ke-15 di tingkat nasional dan peringkat ke-87 di dunia dalam pemeringkatan Green Campus.
Prof. Suroso menambahkan, “Pencapaian tersebut didukung oleh berbagai program keberlanjutan, mulai dari pemanfaatan energi terbarukan melalui PLTS atap, penyediaan fasilitas pemilahan dan daur ulang sampah, hingga berbagai inisiatif pengelolaan lingkungan lainnya. Namun, keberhasilan Green Campus tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, melainkan juga partisipasi aktif seluruh civitas akademika dalam menerapkan perilaku yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Program Jejak Asri On The Move menandai langkah konkret dalam memperkuat budaya pemilahan sampah di kampus. Dengan melibatkan mahasiswa, industri, dan lembaga pendidikan, inisiatif ini menegaskan bahwa perubahan positif dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor dan aksi nyata.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
71 Tahun, Yulfiati Ardini Wisuda Universitas Mercubaktijaya
PMB Sekolah Swasta Gratis 2026 Jakarta Buka Pendaftaran
Tracer Study UB 2024: 31% Lulusan Bekerja Rp5–10 Juta
Kemdikbud Kaji Kasus Riset Palsu Rifaldy Fajar dan Rekan
SPMB SMA Banten 2026/2027: Domisili Wilayah Dibuka 17‑18 Juni
40.902 Guru Lolos Seleksi PPG 2026, Kemen Pendidikan Dasar
Berita Terbaru