Bupati Nganjuk Pelantik Empat Kepala OPD di Pendopo KRT
Gambar atau konten salah?
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menggelar upacara pelantikan empat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) pada hari Jumat, 12 Juli 2026 di Pendopo KRT Sosro Koesoemo Pemkab Nganjuk. Upacara tersebut menandai akhir proses seleksi terbuka yang berlangsung beberapa bulan terakhir.
Keempat pejabat yang dilantik adalah: Onny Supriyono sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); Nugroho sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP); Agus Heri Widodo sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM); dan Lenny Buana Wuriningtyas sebagai Direktur RSUD Nganjuk.
Semua calon memiliki pengalaman di bidangnya sebelum diangkat. Onny pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR. Nugroho sebelumnya memimpin Bagian Perencanaan dan Keuangan di Asisten Umum Setda Nganjuk. Agus Heri Widodo berperan sebagai Sekretaris BKPSDM, sementara Lenny Buana Wuriningtyas pernah menjadi Wakil Direktur Pelayanan RSUD Nganjuk.
Jabatan-jabatan ini sebelumnya diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt) untuk menjaga kelancaran pemerintahan dan pelayanan publik. Dengan pelantikan ini, posisi-posisi tersebut kini diisi secara permanen.
“Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama merupakan hasil dari proses panjang dari seleksi terbuka,” ujar Marhaen pada hari itu, 12 Juni 2026. Ia menekankan bahwa proses tersebut bersifat kompetitif dan transparan.
Marhaen menambahkan, “Sebagai pemimpin saudara jangan takut untuk mengambil sebuah langkah besar, jika memang itu yang perlu dilakukan. Karena tak mungkin menyeberangi lubang yang besar dalam dua langkah kecil.”
Agus Heri Widodo, yang baru dilantik menjadi Kepala BKPSDM, menyatakan kesiapan untuk memikul amanah. Ia mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan, “Mohon dukungan dan bantuannya,” ujarnya.
Pelantikan ini menandai akhir proses seleksi terbuka JPT Pratama dan menegaskan komitmen pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk memperkuat kepemimpinan di sektor publik. Dengan pengalaman yang dimiliki para pejabat, diharapkan pelayanan publik akan menjadi lebih responsif dan terkoordinasi, mendukung kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
